Pontianak (ANTARA) - Kepolisian Daerah Kalimantan Barat mengamankan lima orang dalam Operasi Sarang Narkoba di sejumlah tempat hiburan malam di Kota Pontianak, Jumat (16/10) malam, dalam rangka mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
"Operasi hari ke-8 tersebut dilaksanakan pada Jumat malam tadi, melibatkan 82 personel gabungan, terdiri atas 35 personel Ditresnarkoba Polda Kalbar, 36 personel Polresta Pontianak, delapan personel BNN Provinsi Kalbar, dan tiga personel Humas," kata Kepala Bidang Humas Polda Kalbar Komisaris Besar Polisi Bambang Suharyono di Pontianak, Sabtu.
Bambang mengatakan operasi dilaksanakan secara persuasif dengan tetap mengedepankan penghormatan terhadap masyarakat.
Petugas tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga memberikan pemahaman mengenai bahaya narkoba dan upaya pemulihan bagi masyarakat yang terindikasi sebagai pengguna.
"Dalam pelaksanaan operasi ini, kami mengedepankan sikap persuasif. Masyarakat tetap kami perlakukan dengan baik, namun upaya penegakan hukum dan pencegahan penyalahgunaan narkoba tetap berjalan sesuai ketentuan," tuturnya.
Dari pemeriksaan yang dilakukan, petugas tidak menemukan barang bukti narkoba. Lima orang yang diamankan selanjutnya diusulkan menjalani rehabilitasi sesuai hasil asesmen dan mekanisme yang berlaku.
Dia menegaskan pendekatan persuasif tidak mengurangi ketegasan aparat dalam memberantas narkoba. Penindakan terhadap jaringan dan pengedar akan tetap dilakukan, sedangkan pengguna yang memenuhi persyaratan diarahkan menjalani rehabilitasi.
"Penindakan terhadap jaringan dan pengedar akan dilakukan secara tegas. Namun, bagi pengguna yang memenuhi persyaratan, kami mengedepankan upaya rehabilitasi agar mereka dapat pulih dan kembali menjalani kehidupan secara sehat," katanya.
Bambang juga mengatakan pelaksanaan Operasi Sarang Narkoba sejalan dengan Program 100 Hari Kapolri, khususnya upaya memberantas peredaran narkoba dan memulihkan kawasan dari penyalahgunaan narkotika, sekaligus mewujudkan ruang publik yang lebih aman bagi masyarakat.
"Polda Kalbar mengajak masyarakat berperan aktif menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba. Sinergi antara Polri, BNN, pemerintah, dan masyarakat diharapkan dapat memperkuat pencegahan, memutus mata rantai peredaran narkoba, serta mendukung pemulihan penyalahguna agar kembali menjalani kehidupan secara sehat dan produktif," katanya.
Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.