Selasa, 28 Juli 2026 14:02 WIB
Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, melakukan distribusi air bersih untuk warga yang terdampak musim kemarau. ANTARA/HO-PMI Grobogan.
Grobogan (ANTARA) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, mendistribusikan 145.000 liter air bersih selama dua pekan untuk membantu memenuhi kebutuhan air minum dan memasak warga Kabupaten Grobogan yang terdampak kekeringan.
"Bantuan air bersih tersebut telah menjangkau 832 keluarga atau 3.487 jiwa yang tersebar di 19 desa di delapan kecamatan," kata Ketua PMI Kabupaten Grobogan Moh. Sumarsono di Grobogan, Selasa.
Dalam pendistribusiannya, kata dia, PMI Grobogan mengerahkan dua armada truk tangki berkapasitas masing-masing 5.000 liter. Kedua armada tersebut beroperasi secara bergantian untuk melakukan pengisian dan penyaluran air bersih ke desa-desa yang mengajukan permohonan bantuan.
Menurut Suryono distribusi dilakukan berdasarkan kebutuhan masyarakat di lapangan agar bantuan dapat tepat sasaran, terutama bagi wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau.
PMI Grobogan memastikan penyaluran bantuan air bersih akan terus dilakukan sesuai perkembangan kondisi di lapangan. Pendistribusian dilakukan berdasarkan hasil asesmen terhadap desa-desa yang terdampak kekeringan, sehingga kebutuhan dasar masyarakat, terutama untuk air minum dan memasak tetap terpenuhi selama musim kemarau.
Ia menambahkan PMI terus memantau perkembangan kondisi di lapangan dan siap meningkatkan pelayanan apabila kebutuhan air bersih masyarakat semakin meningkat.
Selain menyalurkan bantuan, PMI juga mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air bersih, memanfaatkannya secara bijaksana, menampung air hujan apabila memungkinkan, serta memperbaiki kebocoran saluran air untuk menjaga ketersediaan air selama musim kemarau.
"Warga sebaiknya menyiapkan tempat penampungan air, seperti tandon atau terpal, agar proses distribusi air bersih dapat berlangsung lebih efektif dan kebutuhan air dapat dimanfaatkan secara optimal," ujarnya.
Dalam menjamin kelancaran pasokan air bersih, PMI Grobogan juga berkoordinasi dengan Pemkab Grobogan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), pemerintah desa, serta para mitra kemanusiaan untuk memastikan masyarakat terdampak kekeringan tetap memperoleh akses air bersih yang memadai selama musim kemarau.
Baca juga: Lima dusun di Desa Gentan minta bantuan air bersih
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.