Bandarlampung (ANTARA) - PT PLN (Persero) Peduli menyalurkan bantuan program budi daya ikan lele sistem bioflok kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Berkah Muda Mandiri di Kelurahan Daya Murni, Kecamatan Tumijajar, Kabupaten Tulang Bawang Barat, Lampung, guna mendukung ketahanan pangan.
"Program itu untuk memperkuat kontribusi dalam mendorong ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli," kata Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Lampung, Badai Marindro, dalam keterangannya, di Bandarlampung, Jumat.
Menurutnya, pogram ini merupakan implementasi konsep Creating Shared Value (CSV) PLN yang mengintegrasikan pemanfaatan energi listrik melalui Electrifying Agriculture dengan pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.
Bantuan yang diberikan meliputi 10 kolam budi daya sistem bioflok, gudang penyimpanan pakan, benih ikan lele, serta persediaan pakan sebagai modal awal untuk meningkatkan kapasitas produksi dan produktivitas kelompok.
Dia mengatakan bahwa peran PLN tidak hanya menghadirkan pasokan listrik yang andal, tetapi juga menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat melalui berbagai program pemberdayaan.
"PLN memiliki tanggung jawab yang lebih luas dari sekadar menyediakan listrik. Melalui Program TJSL PLN Peduli, kami ingin menghadirkan manfaat yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung agenda pembangunan nasional. Bantuan budidaya lele sistem bioflok berbasis konsep Electrifying Agriculture ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas kelompok dan menjawab tingginya kebutuhan pasar terhadap ikan lele di wilayah Daya Murni," ujar Badai.
Ia menambahkan, keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya diukur dari tersalurkannya bantuan, tetapi dari keberlanjutan manfaat yang dihasilkan. Dengan teknologi bioflok, kelompok diharapkan mampu meningkatkan efisiensi budidaya, memperbesar hasil panen, membuka peluang usaha baru, serta memperkuat ketahanan pangan di daerah.
"Program TJSL PLN dirancang agar mampu menciptakan dampak berkelanjutan sesuai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Harapan kami, Pokdakan Berkah Muda Mandiri dapat berkembang menjadi kelompok usaha yang mandiri, produktif, dan mampu menjadi contoh bagi masyarakat lainnya," tambahnya.
Ketua Pokdakan Berkah Muda Mandiri, Susanto, menyampaikan apresiasi atas dukungan PLN yang dinilai menjadi motivasi bagi kelompoknya untuk terus mengembangkan usaha budidaya lele.
Menurutnya, permintaan ikan lele di Tulang Bawang Barat terus meningkat sehingga bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk meningkatkan kapasitas produksi.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan dan kepercayaannya kepada kelompok kami. Bantuan kolam bioflok, gudang pakan, benih, dan persediaan pakan ini menjadi modal yang sangat berarti. Kami optimistis dapat meningkatkan hasil produksi sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan anggota kelompok," ujar Susanto.
Sementara itu, Wakil Bupati Tulang Bawang Barat, Nadirsyah, mengapresiasi kontribusi PLN dalam mendukung pembangunan daerah melalui program pemberdayaan masyarakat yang menyentuh langsung sektor perikanan.
"Atas nama Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas kepeduliannya kepada masyarakat. Program ini tidak hanya membantu kelompok pembudidaya ikan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat ketahanan pangan daerah dan mendorong tumbuhnya ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Kami berharap sinergi seperti ini terus berlanjut dan memberikan manfaat yang semakin luas," tutup Nadirsyah.
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.