Piala Presiden 2026, Saat Sepak Bola Wujudkan Nilai-nilai Luhur Indonesia

calendar_today 07.08.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Piala Presiden 2026 sudah rampung digelar. Ajang pramusim itu bisa mewujudkan nilai-nilai luhur Indonesia, yakni menjunjung sportivitas dan bermanfaat bagi banyak masyarakat.

Piala Presiden 2026 sudah menyelesaikan rangkaian acaranya. Partai final digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Kamis (6/8/2026).

Persib Bandung vs Persebaya Surabaya digelar di partai puncak tersebut. Laga panas dua tim raksasa Jawa Barat vs Jawa Timur itu menghadirkan partai sengit.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Laga digelar sampai adu penalti. Di waktu normal, Persebaya sempat unggul duluan lewat gol Ramadhan Sananta, sebelum dibalas Persib lewat Patricio Matricardi.

Imbang selama 120 menit memaksa laga dilanjutkan ke babak adu penalti. Hasilnya, Persebaya keluar menjadi pemenang dengan skor 6-4 atas Persib.

Hasil itu membuat Persebaya juara Piala Presiden untuk pertama kali, sejak ajang ini digagas pada 2015. Bajul Ijo menyamai catatan Arema FC, Persib Bandung, Persija Jakarta, dan Port FC yang pernah merasakan gelar pramusim ini.

Atmosfer Pramusim yang Berjalan Profesional

Piala Presiden 2026 menjadi edisi ke-8 yang digelar. Seperti tiap tahunnya, ajang ini selalu berusaha meningkatkan kualitas pertandingannya.

Untuk tahun ini, penambahan keikutsertaan tim luar negeri menjadi salah satunya. Tiga raksasa Asia didatangkan yakni Tampines Rovers (Singapura), DPMM (Brunei Darussalam), dan Port FC (Thailand).

Tiga klub Asia Tenggara itu didatangkan untuk menguji wakil Indonesia, yang juga akan berlaga di kompetisi internasional musim depan. Persib akan bermain di Liga Champions Asia II, sehingga Piala Presiden 2026 jadi ajang 'latihan' sempurna menatapnya.

Sementara Port FC, yang akan bermain di Liga Champions Asia Elite, juga bisa memberikan kesempatan klub seperti Persija, Arema, dan Persebaya mengetes kualitasnya.

Tak cuma penambahan tim luar negeri, penggunaan wasit asing yang masih diterapkan juga menjaga Piala Presiden 2026 tetap memepertahankan kualitasnya.

Sebanyak 16 pertandingan digelar sejak fase grup, menghadirkan 38 gol, menjadi bukti turnamen berjalan sengit. Saat Persebaya bisa mengalahkan Persija, Persib mengalahkan Port FC, hingga Persebaya dikalahkan PSMS Medan adalah contohnya.

Partai Persib vs Persebaya, saat Bajul Ijo mengalahkan sang juara Super League musim lalu, menjadi bukti ketatnya persaingan di ajang pramusim ini.

Pemenang Piala Presiden 2026 juga mendapatkan hadiah lain, selain mendapat pengalaman bertanding secara profesional bertaraf internasional. Hadiah berlimpah yang mencapai 8 miliar didapat juara pertama, disusul pemenang kedua mendapat Rp 3,5 miliar. Tempat ketiga meraih Rp 2,5 miliar, dan Rp 1,5 miliar untuk peringkat empat. Tim yang tak lolos ke semifinal juga mendapat uang apresiasi senilai Rp 250 juta.

Mengusung Nilai-nilai Luhur

Tak cuma menyajikan kompetisi elite, Piala Presiden 2026 juga mengusung misi besar. Masyarakat yang tentunya diharapkan mendapat manfaatnya.

Itu adalah transparansi dan keterbukaan informasi turnamen, dalam hal ini keuangannya. Kemudian mendorong ekonomi kerakyatan, hingga menjaga lingkungan.

Piala Presiden 2026, menurut Steering Committee Maruarar Sirait, bisa mendapatkan suntikan dana berlimpah dari banyak sponsor. Total uang yang dikumpulkan mencapai Rp 100 miliar.

"Total hadiah itu diberikan usai Piala Dunia 2026 mendapat suntikan dana berlimpah dari banyak sponsor. Dana yang dihimpun mencapai 100 miliar. Untuk menjaga integritas dan transparansinya, PricewaterhouseCooper (PwC) menjadi auditor independen Piala Presiden selama 8 kali berturut-turut," katanya.

Selain itu, Piala Presiden 2026 juga bisa menggerakkan ekonomi kerakyatan. Bang Ara menyebut, sebanyak 165 pedagang di Bandung, Surabaya, dan Bali kebanjiran rezeki usai bisa menjajakan dagangannya.

Dari segi tontonan, rating siaran pertandingan juga memecahkan rekor. Emtek, seperti diungkap, bisa mendapatkan rating 4,3, tv share 24,5. Pertandingan Piala Presiden 2026 ditonton 172 juta orang menurut data Nielsen, naik 16 persen dari 2025.

Dan tak lupa, kampanye Datang Bersih, Pulang Bersih yang digalakkan di Piala Presiden 2026 juga berjalan sukses. Beberapa komunitas seperti Metamorfosa, Rumah Bintang Bandung, dan Trash Ranger Bali membantunya. Ada 325 personal yang terlibat, membantu memilah sampah untuk didaur ulang menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lagi.

"Bagi kami Piala Presiden bukan hanya tentang siapa yang mengangkat trofi. Piala Presiden adalah tentang sebuah nilai luhur yang kita pertahankan. Nilai sportivitas dalam setiap pertandingan, nilai daya juang, nilai tentang keberlanjutan, konsistensi, kepedulian terhadapi lingkungan. Juga keberpihakan kepada ekonomi kerakyatan daerah dengan mengangkat UMKM daerah, dan menggerakkan ekonomi lokal setiap kota penyelenggara, mulai hotel, tempat makan, kafe, resrotan, transportasi, dan para penjual kostum dari klub yang mengikuti Piala Presiden," kata Maruarar di acara penutupan.

"Pada akhirnya nilai yang kami representasikan adalah kepercayaan. Kepercayaan tidak mungkin dibangun dalam semalam, apalagi dalam olahraga. Ada proses yang harus diikuti, tata kelola yang baik, tranparansi, serta konsistensi delapan kali menyelenggarakan turnamen tanpa pernah menggunakan dana APBN, APBD, maupun BUMN."

"Terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto, nilai itu yang selalu Bbapak ajarkan dan perintahkan untuk kami laksanakan. Tanpa dukungan dan arahan yang tegas jelas mendalam dari Bapak Presiden, Piala Presiden ke-8 tidak mungkin terselenggara dengan sukses, aman, berkat dukugan semua pihak," tegas Bang Ara.

(yna/nds)