PFI Kota Palu bagikan masker antisipasi kabut asap karhutla

calendar_today 16.10.2026 - person  - timer ~

PFI Kota Palu bagikan masker antisipasi kabut asap karhutla

Jumat, 16 Oktober 2026 18:29 WIB

Image Print

Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Palu saat membagikan masker untuk pengendara akibat kabut asap di daerah tersebut, Jumat (16/10/2026). ANTARA/HO-PFI Kota Palu

Kota Palu (ANTARA) - Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Palu, Sulawesi Tengah membagikan masker kepada sejumlah pengendara di daerah tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk akibat kabut asap disebabkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

"Berdasarkan hasil pemantauan Stasiun Pemantau Atmosfer Global (SPAG) Lore Lindu Bariri menunjukkan konsentrasi partikulat halus PM2.5 mencapai 251 mikrogram per meter kubik atau masuk kategori berbahaya," kata Ketua PFI Kota Palu Muhammad Rifki Hasan di Palu, Jumat.

Ia mengemukakan pembagian masker merupakan upaya sederhana untuk membantu masyarakat mengurangi risiko paparan polusi udara, khususnya bagi pengendara yang beraktivitas di jalan raya.

"Tentunya kami membagikan masker kepada para pengendara untuk mengurangi risiko dampak kabut asap yang sampai ke Palu," ucapnya.

Ia menuturkan pembagian masker tersebut bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar ruangan dalam kondisi kualitas udara yang kurang baik.

Menurut dia, masyarakat perlu tetap waspada terhadap paparan polusi udara meskipun kabut asap tidak selalu terlihat secara jelas. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan untuk membantu melindungi diri dari debu dan partikulat di udara.

"Jika membaca laporan SPAG Lore Lindu Bariri, hasil pemantauan kualitas udara pada Jumat siang menunjukkan PM2.5 berada dalam kategori berbahaya, sedangkan PM10 masuk kategori tidak sehat. Kedua parameter tersebut juga mencatat nilai tertinggi dalam pemantauan tujuh hari terakhir," sebutnya.

Ia menyebutkan kondisi tersebut menunjukkan pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap risiko paparan polusi udara, meskipun cuaca saat pengukuran tercatat cerah berawan.

"Harapannya masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan dan mengambil langkah pencegahan saat kualitas udara memburuk," kata dia.

Sebelumnya SPAG Lore Lindu Bariri mengimbau masyarakat menggunakan masker untuk melindungi diri dari paparan debu dan tidak membakar sampah di halaman rumah.

Masyarakat juga disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila nilai Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) melebihi 100.

Pewarta : Moh Salam
Editor: Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026