Kami sudah siagakan personel dan peralatan di beberapa titik rawan,
Banjarmasin (ANTARA) - Petugas gabungan berjibaku memadamkan kebakaran lahan di Kampung Biuku, Kelurahan Sungai Andai, Kecamatan Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Jumat, untuk mencegah api meluas ke permukiman warga.
Kobaran api muncul sekitar pukul 12.10 Wita, menjelang pelaksanaan Shalat Jumat, dengan kepulan asap putih membumbung dari kawasan lahan yang kondisinya kering dan dipenuhi ranting, kayu serta ilalang.
Kepala BPBD Kota Banjarmasin Husni Thamrin di Banjarmasin, Jumat, mengatakan petugas disiagakan untuk mempercepat penanganan titik api sekaligus mengantisipasi rambatan kebakaran akibat kondisi cuaca panas dan vegetasi yang kering.
“Kami sudah siagakan personel dan peralatan di beberapa titik rawan. Mohon warga ikut membantu memantau dan segera melapor jika melihat titik api,” ujarnya.
Petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, pemadam kebakaran dan relawan langsung dikerahkan menuju lokasi setelah api terdeteksi. Penanganan dilakukan dengan menarik selang secara manual karena titik kebakaran berada di area yang sulit dijangkau kendaraan pemadam.
Sebanyak dua unit truk tangki air juga dikerahkan dari markas Pemerintah Kota Banjarmasin untuk mendukung pasokan air selama proses pemadaman berlangsung.
Selain armada tangki, petugas menggunakan mesin alkon dan tandon air untuk mempercepat penyemprotan ke titik-titik yang masih terbakar. Langkah tersebut dilakukan agar api tidak merambat melalui vegetasi kering menuju kawasan lain.
Kondisi lahan yang kering menjadi tantangan tersendiri karena bara berpotensi kembali menyala meski kobaran utama telah berhasil dikendalikan. Petugas kemudian melakukan penyisiran dan pendinginan di sekitar lokasi kebakaran.
Penanganan cepat juga dilakukan karena lokasi kebakaran berada tidak jauh dari aktivitas warga, sehingga pencegahan perluasan api menjadi prioritas untuk menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan sekitar.
Husni mengingatkan masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, terutama ketika kondisi cuaca panas dan vegetasi mudah terbakar.
Selain itu, warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api serta menggunakan masker jika terpapar asap kebakaran.
Pewarta: Gunawan Wibisono
Editor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.