Pesawat Menjauh dari Soetta dan Selat Sunda Imbas Erupsi Anak Krakatau

calendar_today 06.09.2026 - person  - timer ~

Jakarta -

Aktivitas penerbangan di wilayah barat Indonesia terlihat berubah setelah erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda berdampak terhadap operasional sejumlah bandara, termasuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Pantauan pada aplikasi FlightRadar24, Minggu (6/9/2026), memperlihatkan sejumlah pesawat yang berada di sekitar wilayah Jakarta mengambil jalur menjauh dari kawasan Selat Sunda. Lalu lintas pesawat juga terlihat tidak seramai biasanya di sekitar Bandara Soekarno-Hatta dan wilayah udara menuju Lampung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pola penerbangan tersebut terlihat kontras dengan sejumlah wilayah lain. Aktivitas pesawat masih tampak cukup ramai di sekitar Surabaya, Bali, hingga Singapura. Beberapa pesawat terlihat ada yang dialihkan ke Singapura.

Dari pantauan tersebut, sejumlah pesawat yang sebelumnya berada di sekitar jalur penerbangan menuju Jakarta terlihat mengubah arah dan menjauh dari kawasan Selat Sunda. Pergerakan pesawat juga terlihat menghindari area sekitar Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II Lampung.

Kondisi ini terjadi ketika abu vulkanik dari erupsi Gunung Anak Krakatau terdeteksi menyebar di sejumlah wilayah. Erupsi Gunung Anak Krakatau diketahui menghasilkan dua sebaran abu dengan arah berbeda.

Salah satu kolom abu mencapai sekitar 20.000 kaki dan bergerak ke arah timur laut, sementara sebaran lainnya mencapai hingga sekitar 50.000 kaki dan bergerak ke barat serta barat laut, meliputi sebagian wilayah Banten, Lampung, Bengkulu, Selat Sunda bagian selatan dan perairan Samudra Hindia di sebelah barat Sumatera.

Bandara Soekarno-Hatta sebelumnya menghentikan sementara operasional penerbangan akibat adanya indikasi abu vulkanik di area bandara. Puluhan ribu penumpang terdampak penutupan sementara sejak dini hari tadi.

Penghentian operasional kemudian diperpanjang hingga pukul 13.30 WIB, Minggu (6/9/2026). Pengelola bandara meminta calon penumpang mengecek kembali status penerbangan melalui kanal resmi maskapai.

(ddn/ddn)