Belitung, Babel (ANTARA) - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Batu Mentas Kabupaten Belitung Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memastikan distribusi air bersih untuk pelanggan di daerah itu masih aman selama musim kemarau atau dua bulan lebih.
"Kami pastikan stok air untuk masyarakat atau pelanggan masih aman selama dua bulan ke depan, karena sumber air baku di Embung Batu Mentas seluas 11 hektare masih terdapat 310.200 meter kubik air," kata Direktur Perumdam Tirta Batu Mentas, Munandar Motong di Tanjungpandan Kabupaten Belitung, Rabu.
Ia menjelaskan Embung Batu Mentas yang menjadi sumber air baku Perumdam Tirta Batu Mentas Belitung berukuran 110.000 meter persegi memiliki kedalaman awal mencapai delapan meter.
"Meskipun saat ini kedalaman air menyusut hingga menyisakan 2,82 meter, namun pasokan yang tersisa sebanyak 310.200 meter kubik dianggap masih sangat mencukupi," jelas dia.
Dia mengatakan perhitungan ketahanan stok air selama dua bulan tersebut dengan memperhitungkan potensi kehilangan air akibat penguapan serta penyerapan ke dalam tanah.
"Meskipun pasokan dipastikan aman, pihaknya tetap menyiapkan sejumlah langkah antisipasi apabila dampak kemarau panjang terus berlanjut," ujarnya.
Menurut dia, langkah yang diambil dalam kondisi musim kemarau seperti sekarang yakni dengan menerapkan pembatasan jam operasional layanan. Cara ini dilakukan sebagai upaya menjaga debit air agar tetap terjaga dan tidak terkuras terlalu cepat.
Ia mengimbau masyarakat untuk mulai menyiapkan wadah penampungan air mandiri di rumah masing-masing.
Selain itu, ia juga mengingatkan seluruh pelanggan agar mempergunakan air secara bijak dan menghemat konsumsi harian demi menjaga ketahanan pasokan selama musim kemarau.
Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.