Acara ini bantu kami untuk bisa tetap bahagia
Surabaya (ANTARA) - Saksi-Saksi Yehuwa menggelar Pertemuan Regional 2026 bertema "Bahagia Selamanya" untuk mengajak umat menerapkan prinsip-prinsip Alkitab dalam kehidupan sehari-hari demi membangun keluarga dan masyarakat yang lebih baik.
Koordinator Panitia Pertemuan Regional Saksi-Saksi Yehuwa 2026 Arianto Linyu mengatakan kegiatan tersebut terbuka bagi masyarakat umum, meski diselenggarakan oleh Saksi-Saksi Yehuwa.
"Acara ini terbuka untuk semua. Memang diselenggarakan oleh Saksi-Saksi Yehuwa, tapi siapa pun sebenarnya bisa datang menikmati acara ini dengan baik," kata Arianto di sela kegiatan di Surabaya, Sabtu.
Menurut Ari, tema "Bahagia Selamanya" diangkat sebagai respons terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat saat ini, seperti konflik, pemutusan hubungan kerja, hingga persoalan ekonomi.
Melalui pertemuan itu, kata dia, peserta diajak memahami bahwa kebahagiaan dapat tetap dirasakan meski menghadapi situasi yang tidak mudah.
"Acara ini bantu kami untuk bisa tetap bahagia walaupun situasi lingkungan sekarang enggak baik-baik saja," ucapnya.
Ia menjelaskan, selama tiga hari peserta mengikuti ceramah, wawancara, dan presentasi video berdasarkan Alkitab yang membahas berbagai topik kehidupan.
Diantaranya, kata dia, seperti cara mengatasi kekhawatiran, menjaga keharmonisan keluarga, menghindari pornografi, hingga membangun kebahagiaan yang tidak bergantung pada materi, melainkan hubungan yang baik dengan Allah Yehuwa.
Pertemuan tersebut, lanjutnya, juga menayangkan lanjutan seri video "Kabar Baik Menurut Yesus" dan menggelar acara baptisan pada Sabtu.
Ia menambahkan, para peserta pertemuan berasal dari berbagai daerah di Jawa Timur, antara lain Surabaya, Madiun, Mojokerto, Tuban, Bojonegoro, Kediri, dan Pare, bahkan ada yang datang dari Jakarta.
Sementara, lanjutnya, jumlah hadirin pada puncak acara Minggu bisa mencapai sekitar 2.500 hingga 2.600 orang atau sesuai kapasitas tempat yang tersedia.
Setelah pertemuan tersebut, ia berharap nilai-nilai yang dipelajari selama pertemuan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga memberi manfaat bagi masyarakat, terutama dalam membangun hubungan keluarga yang harmonis dan menebarkan sikap saling menghargai.
"Kami terus menyebarkan kebaikan hasil dari apa yang kami pelajari atau kami nikmati bersama selama tiga hari di sini," tuturnya.
Pewarta: Naufal Ammar Imaduddin
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.