Sabtu, 22 Agustus 2026 12:52 WIB
PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju (Kilang Plaju) berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan air bersih di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. (ANTARA/HO/RU3)
Palembang (ANTARA) - PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Plaju (Kilang Plaju) berkolaborasi dengan Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan air bersih dan membangun sarana penampungan air bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.
Aksi kemanusiaan tersebut diawali dengan pemasangan satu unit toren air berkapasitas 1.200 liter di Desa Kamarora A pada Senin (10/8). Penampungan air darurat tersebut disiagakan untuk memudahkan warga mengakses air bersih pascarusaknya jaringan pipa dan instalasi air warga akibat guncangan gempa.
Aksi tanggap darurat dilanjutkan dengan distribusi air bersih secara intensif selama lima hari, terhitung sejak Selasa (11/8) hingga Sabtu (15/8). Penyaluran air bersih tersebut menyasar warga di Desa Kamarora A dan Desa Kamarora B.
Setiap hari, tim gabungan menyalurkan sebanyak 15.000 liter air bersih secara merata untuk memenuhi kebutuhan dasar 160 Kepala Keluarga (KK).
Secara akumulatif, Kilang Plaju dan Dompet Dhuafa telah mendistribusikan total 75.000 liter air bersih yang menjangkau 800 KK. Ditambah pemanfaatan fasilitas toren air yang menyasar 24 jiwa, total penerima manfaat program tanggap darurat tersebut mencapai lebih dari 824 KK.
Area Manager Communication, Relations & CSR Kilang Plaju Siti Fauzia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud komitmen perusahaan untuk selalu hadir mendampingi masyarakat pada masa darurat bencana.
"Kilang Plaju senantiasa berupaya hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat pascabencana. Melalui kolaborasi bersama Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan, kami bergerak menyalurkan bantuan air bersih sekaligus menyediakan sarana penyimpanannya untuk memenuhi kebutuhan paling mendasar warga terdampak di Sigi," ujar Fauzia.
Fauzia menambahkan bahwa Kilang Plaju terus mendorong kerja sama lintas lembaga guna memastikan respons kemanusiaan perusahaan dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi penyintas bencana.
Sementara itu, Person in Charge (PIC) Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan di Sigi, Syarif, menyampaikan bahwa kepastian pasokan air bersih merupakan hal krusial pada fase pemulihan pascagempa.
"Dalam situasi pascagempa, kebutuhan air bersih menjadi hal krusial yang harus segera dipastikan. Bersama Kilang Plaju, kami berupaya memastikan warga tidak kesulitan mendapatkan air bersih untuk memasak, konsumsi, dan sanitasi," kata Syarif.
Salah seorang warga penerima manfaat di Desa Kamarora, Sapri, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan oleh Pertamina Peduli dan Dompet Dhuafa.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pertamina Peduli dan Dompet Dhuafa atas bantuan air bersih dan toren ini. Bantuan ini sangat membantu kami dan warga dalam memenuhi kebutuhan air sehari-hari di masa sulit ini," tutur Sapri.
Pewarta: Pewarta Sumsel
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026