Jumat, 18 September 2026 19:22 WIB
Surabaya (ANTARA) - Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menyatakan timnyanya mewaspadai pemain berkualitas Garudayaksa FC saat mereka mengadapi tim promosi Super League itu di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Sabtu (19/9).
"Mereka merekrut pemain timnas Serbia, Haiti, Republik Ceko, dan banyak pemain dari kasta tertinggi Portugal dan Azerbaijan," kata Tavares dalam konferensi pers prapertandingan di Stadion GBT Surabaya, Jumat.
Ia menilai status tim promosi tidak dapat menjadi ukuran kekuatan lawan karena mereka mendatangkan sejumlah pemain berkualitas dari berbagai negara.
Bahkan, kata dia, Garudayaksa juga mengubah komposisi skuad dan cara bermain dalam dua pertandingan awal sehingga Persebaya kesulitan memprediksi pendekatan yang akan digunakan lawannya itu.
Dia tak bisa menebak apakah Garudayaksa akan bermain dengan formasi lima atau empat bek atau menerapkan pressing tinggi saat menghadapi Persebaya.
Oleh karena itu, pelatih asal Portugal tersebut meminta pemain-pemainnya fokus terhadap permainan sendiri dan menjalankan rencana yang telah disiapkan pelatih.
"Kepada Bonek dan Bonita, datanglah besok untuk mendukung pemain kami, tim kami, karena nilai besok tetaplah tiga poin jika kita menang, dan jika tidak, itu adalah tiga poin yang hilang," kata dia.
Pemain Persebaya Risto Mitrevski menilai semua lawan memiliki pemain berkualitas dan motivasi tinggi ketika menghadapi Persebaya.
Menurut Risto, seluruh pemain perlu menjaga fokus karena lawan dapat bangkit setelah melewati tekanan pada awal laga.
Hal tersebut, berkaca pada pertandingan terakhir, ia melihat Persebaya menekan lawan selama 15-20 menit pertama dan berpeluang mencetak beberapa gol, tetapi lawan kemudian bangkit memberikan perlawanan.
"Kalau kami tidak menanggapi dengan serius, dampaknya akan buruk bagi kami," tutup Risto.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Persebaya waspadai pemain berkualitas Garudayaksa
Pewarta : Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026