AKURAT.CO Kecerdasan buatan (AI) berpotensi memperkuat upaya mitigasi dan penanganan bencana alam, mulai dari mendeteksi potensi bencana, memetakan wilayah terdampak, hingga membantu pencarian korban.
Namun, penerapannya membutuhkan kesiapan data, infrastruktur, dan kolaborasi lintas sektor.
AI mampu memproses data dalam jumlah besar dengan cepat dan membantu menghasilkan analisis untuk mendukung pengambilan keputusan. Teknologi ini dapat digunakan sebelum, saat, maupun setelah bencana terjadi.
Pasca bencana, misalnya, AI dapat diterapkan dalam sistem visi komputer yang terintegrasi dengan drone dan citra satelit untuk mengidentifikasi wilayah terdampak serta membantu menemukan korban yang terjebak di bawah reruntuhan.
Teknologi serupa juga berpotensi membantu penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Sejumlah lembaga nirlaba di Amerika Serikat, misalnya, mengembangkan konsep pemanfaatan AI dan drone untuk mengidentifikasi penerima bantuan tunai secara lebih cepat dan akurat.
1. Memetakan wilayah terdampak
AI dapat memproses berbagai data untuk mengidentifikasi wilayah yang berisiko terdampak bencana. Analisis tersebut dapat membantu pemerintah menentukan lokasi permukiman yang rentan sekaligus menyusun prioritas penanganan.
Dengan pemrosesan data secara cepat, AI juga dapat membantu menghasilkan pemetaan wilayah terdampak, termasuk daerah yang sulit dijangkau petugas secara langsung.
2. Mendeteksi potensi bencana
AI dapat digunakan untuk menganalisis data cuaca dan lingkungan guna membantu mendeteksi potensi bencana lebih dini.
Dalam sistem pemantauan cuaca, misalnya, AI dapat mengolah data historis dan data terkini untuk membantu mengidentifikasi pola yang berpotensi memicu cuaca ekstrem.
Informasi tersebut dapat menjadi salah satu bahan pendukung bagi lembaga terkait dalam menyusun peringatan dini.
Namun, efektivitas AI sangat bergantung pada kualitas dan ketersediaan data. Wilayah dengan keterbatasan sensor, jaringan komunikasi, maupun infrastruktur pengumpulan data dapat menjadi tantangan tersendiri.
3. Membantu pemulihan pascabencana
AI juga dapat dimanfaatkan setelah bencana untuk menganalisis tingkat kerusakan dan membantu menentukan kebutuhan masyarakat.
Teknologi tersebut dapat mendukung pemetaan kerusakan bangunan, menentukan prioritas distribusi bantuan, hingga membantu penyusunan strategi rehabilitasi dan rekonstruksi.
Dalam operasi pencarian dan penyelamatan, AI juga dapat membantu petugas menganalisis citra dari drone atau satelit untuk menemukan titik yang membutuhkan penanganan segera.
Baca Juga: Cara Pecah Sertifikat Tanah: Syarat, Proses, Biaya, dan Lama Pengurusannya