Kota Jambi (ANTARA) - Ratusan penumpang pesawat di bandar udara Sultan Thaha Saifuddin Jambi memilih bertahan sembari menunggu perkembangan informasi terkini pembatalan penerbangan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.
"Kita tunggu saja ya, karena ini bencana alam tidak ada yang bisa disalahkan," kata Minhat Saputra calon penumpang maskapai Super Air Jet di ruang tunggu bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi, Minggu.
Minhat menjelaskan, berdasarkan informasi dari pusat layanan, seluruh penumpang penerbangan pagi hingga siang diminta untuk bertahan di bandara hingga pukul 14.00 WIB.
Jika pada waktu yang telah ditentukan masih terjadi penundaan, menurut dia, pihak maskapai akan mengembalikan ongkos penerbangan atau refund tiket pesawat.
"Saya rencana ke Pontianak, dua kali terbang, tadi informasi terakhir di suruh menunggu sampai jam 14.00 WIB, nanti ongkos akan dikembalikan," ungkapnya.
Baca juga: AP II Bengkulu catat 14 penerbangan ditunda dampak abu vulkanik
Baca juga: Sejumlah penerbangan Lampung-Jakarta dibatalkan dampak erupsi GAK
General Manager Bandara Sultan Thaha Saifuddin Jambi Ardon Marbun dalam rilis menjelaskan bahwa penundaan penerbangan dari ini akibat erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak pada sebaran abu vulkanik di jalur penerbangan serta operasional Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta.
Hingga Minggu (6/9) siang, dalam laporannya terdapat dua penerbangan dari dan menuju Bandara Soekarno Hatta mengalami pembatalan.
Pembatalan penerbangan ini dilakukan guna menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat.
Sejauh ini, tim operasional Bandara Sultan Thaha telah berkoordinasi dengan pihak maskapai dan instansi terkait guna memastikan penanganan terhadap penumpang yang mengalami penundaan penerbangan.
Termasuk secara rutin melakukan pembaharuan informasi terkait jadwal penerbangan yang terdampak erupsi Anak Gunung Krakatau.
Prakirawan BMKG Kelas I Sultan Thaha Jambi Benedy Fajar mengatakan, terjadi pembatalan penerbangan dari Jakarta menuju Jambi dan sebaliknya disebabkan oleh erupsi Anak Gunung Krakatau.
Ia menjelaskan, berdasarkan informasi PVMBG dan VAAC Darwin serta analisis citra satelit, abu vulkanik akibat erupsi gunung tersebut tidak terdampak sampai ke Jambi.
Hanya saja, akibat aktivitas gunung berapi itu, seluruh penerbangan di bandara Soekarno Hatta mengalami penundaan.
"Iya betul berdampak pada jadwal penerbangan dari Jambi menuju Jakarta begitu juga sebaliknya," tulis Benedy Fajar.
Baca juga: Dua penerbangan Banda Aceh-Medan terdampak erupsi Gunung Sinabung
Baca juga: InJourney tutup sementara penerbangan di Soetta akibat erupsi Krakatau
Baca juga: AirNav perketat pemantauan udara atas erupsi Anak Krakatau
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.