Pengamat Buka Suara soal Desakan Pecat John Herdman: Tolok Ukurnya Bukan Piala AFF

calendar_today 09.08.2026 - person  - timer ~

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:28 WIB

VIVA – Pengamat sepak bola nasional Anton Sanjoyo menilai pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, tidak perlu dipecat meski Skuad Garuda gagal melaju ke semifinal Piala AFF 2026. 

Baca Juga

Timnas Indonesia dipastikan tersingkir dari Piala AFF 2026 setelah hanya bermain imbang 1-1 melawan Singapura pada laga terakhir Grup A di Stadion Jalan Besar, Singapura, Jumat 7 Agustus 2026. Hasil tersebut membuat Indonesia finis di posisi ketiga klasemen dengan tujuh poin, di bawah Vietnam dan Singapura yang lolos ke babak semifinal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anton menilai kegagalan tersebut memang mengecewakan, tetapi tidak seharusnya menjadi dasar untuk mengakhiri kerja sama dengan John Herdman. Menurutnya, target utama Timnas Indonesia sejak awal bukanlah Piala AFF, melainkan membangun tim yang siap bersaing di Piala Asia 2027.

Baca Juga

Singapura Vs Timnas Indonesia

Photo :

  • fas.org.sg

"Sejak John Herdman menangani tim pada Januari 2026, saya selalu menekankan bahwa tolok ukur utama adalah Piala Asia, bukan Piala AFF," kata Anton Sanjoyo dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu 8 Agustus 2026.

Baca Juga

Ia juga menilai hasil melawan Singapura memperlihatkan kualitas pemain pelapis Timnas Indonesia masih belum cukup kompetitif. Kegagalan menembus pertahanan lawan, menurut Anton, menjadi pekerjaan rumah yang harus segera dibenahi apabila Indonesia ingin bersaing di level yang lebih tinggi.

Karena itu, Anton meminta para suporter melihat kegagalan di Piala AFF dalam perspektif yang lebih luas. Menurutnya, tantangan sesungguhnya akan dihadapi Timnas Indonesia ketika bersaing dengan negara-negara elite Asia seperti Jepang, Korea Selatan, dan Australia.

Meski menolak wacana pergantian pelatih, Anton menegaskan John Herdman tidak boleh berpuas diri. Ia meminta mantan pelatih Kanada tersebut bekerja lebih keras untuk menemukan strategi terbaik sesuai karakter pemain yang dimiliki.

"Proses itu masih berjalan, dan pergantian pelatih hanya akan merusak fondasi yang sedang dibangun," ujarnya.

Anton juga menyarankan agar Herdman mengevaluasi kembali pendekatan taktik yang digunakan. Menurutnya, skema 3-4-3 perlu dikaji ulang apabila kualitas bek tengah yang tersedia belum mampu memenuhi kebutuhan sistem permainan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Singapura Vs Timnas Indonesia

Photo :

  • fas.org.sg

Selain itu, ia meminta Herdman lebih intens membangun komunikasi dengan pelatih-pelatih di Super League dan Liga 2. Menurut Anton, pelatih klub merupakan sumber informasi penting mengenai perkembangan pemain lokal yang layak mendapat kesempatan memperkuat Timnas Indonesia.

Halaman Selanjutnya

Di akhir pernyataannya, Anton menyampaikan peringatan kepada Herdman bahwa waktu menuju Piala Asia 2027 semakin singkat. Oleh sebab itu, ia menilai sang pelatih harus segera menunjukkan kualitasnya dalam meramu strategi dan memaksimalkan potensi skuad Garuda.