Pemukim Israel Bakar Dua Masjid Palestina di Tepi Barat

calendar_today 26.07.2026 - person  - timer ~

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemukim Israel menyerang sejumlah desa Palestina di wilayah pendudukan Tepi Barat pada Minggu (26/7) pagi. Mereka membakar dua masjid dan mencoret sejumlah bangunan dengan tulisan berbahasa Ibrani.

Menurut pejabat Palestina, serangan terjadi dua hari setelah bentrokan di sekitar Desa Tal, sebelah barat daya Nablus, yang menewaskan empat warga Palestina dan dua tentara Israel pada Jumat (24/7).

Dikutip dari Reuters, salah satu tentara yang tewas juga bertugas sebagai koordinator keamanan setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pejabat Palestina mengatakan bentrokan bermula ketika sekelompok pemukim Israel memasuki kawasan sekitar Tal. Warga kemudian keluar dari rumah untuk menghadapi mereka hingga terjadi baku tembak.

Insiden tersebut menambah rangkaian bentrokan yang melibatkan pemukim Israel di Tepi Barat.

Berdasarkan data PBB dan Otoritas Palestina, puluhan warga Palestina tewas dan ratusan lainnya terluka dalam berbagai kejadian sepanjang tahun ini.

Kepala Dewan Desa Qusra, Abdel Azim Wadi, mengatakan pemukim Israel membakar sebuah masjid yang baru selesai dibangun di desanya pada Minggu (26/7) pagi.

Qusra berada di sebelah tenggara Nablus dan berdekatan dengan sejumlah permukiman besar Israel.

Menurut Wadi, para pelaku juga menyemprotkan slogan berbahasa Ibrani di dinding masjid, termasuk tulisan yang berarti "balas dendam Yahudi" dan nama salah seorang warga Israel yang tewas di dekat Tal.

"Desa ini telah menghadapi serangan berulang sejak 2011, dan serangan-serangan itu meningkat sejak perang," kata Wadi melalui sambungan telepon.

Militer Israel mengatakan pasukan yang dikirim ke Qusra menemukan grafiti dan tanda-tanda pembakaran. Aparat masih mencari para tersangka, sementara polisi akan dikirim untuk mengumpulkan barang bukti.

"Pasukan keamanan mengecam keras insiden semacam ini, termasuk tindakan merusak tempat ibadah, dan akan terus bertindak tegas untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum di wilayah tersebut," kata militer Israel.

Pejabat Palestina mengatakan pemukim Israel juga mencoba membakar sebuah masjid di dekat Desa Kour, sebelah tenggara Kota Tulkarm.

Anggota Dewan Desa Kour, Farid Jiyousi, mengatakan tiga pemukim mencoba membakar masjid tersebut saat fajar.

Namun, jemaah berhasil memadamkan api sebelum menjalar ke bagian utama masjid. Para pelaku juga mencoret dinding masjid dengan tulisan berbahasa Ibrani.

"Ini adalah serangan pertama yang dialami desa kami," kata Jiyousi.

Sebagian besar negara dan lembaga PBB menganggap permukiman Israel di Tepi Barat melanggar hukum internasional, tetapi Israel menolak pandangan tersebut.

Di sisi lain, Palestina ingin mendirikan negara merdeka yang mencakup Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur.

Serangan pemukim terhadap warga Palestina di Tepi Barat meningkat tajam sejak Israel melancarkan perang di Gaza.

Setelah bentrokan pada Jumat, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan penambahan pasukan di wilayah tersebut.

Netanyahu juga mengatakan pemerintah akan mengesahkan lebih banyak permukiman dengan alasan meningkatkan keamanan.

Sejumlah politikus sayap kanan dalam pemerintahannya, termasuk Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, menyerukan percepatan langkah Israel untuk mengambil alih Tepi Barat yang telah diduduki sejak 1967.

(lom)

Add

as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]