Medan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bakal memaksimalkan program cek kesehatan gratis (CKG) guna memperkuat penanganan penyakit TB (Tuberkulosis) di wilayah itu.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatra Utara, Muhammad Faisal mengatakan program cek kesehatan gratis merupakan salah satu upaya pemerintah untuk mendeteksi penyakit tersebut.
“Program CKG menjadi pintu masuk untuk memperluas skrining TB sehingga dapat ditemukan lebih dini di masyarakat,” ujar Faisal Hasrimy pada Kegiatan Peninjauan Pelaksanaan Skrining TBC Integrasi Program Cek Kesehatan Gratis di Medan, Selasa.
Ia mengatakan program CKG harus dimaksimalkan karena prevalensi kasus TB di Sumatra Utara baru mencapai 26 ribu dari 74.319 yang berada di wilayah itu.
Menurut dia, jumlah tersebut masih tergolong minim atau hanya baru mencapai 35 persen dari penyakit TB yang berhasil ditemukan di Sumatra Utara.
Oleh karena itu, ia mengatakan pemerintah provinsi setempat bakal mengoptimalkan program CKG guna memperkuat penanganan TB sehingga memenuhi target yang telah ditentukan.
Ia mengatakan pemerintah provinsi setempat juga bakal memperkuat seluruh tenaga kesehatan dari tingkat tertinggi hingga tingkat terendah guna memberikan edukasi pemahaman kepada masyarakat.
“Kami juga gencar melakukan sosialisasi serta memperluas upaya pemutusan rantai penyakit TB,” sebut dia.
Dalam mengoptimalkan penurunan TB, pihaknya bakal meningkatkan koordinasi dengan pemerintah pusat dalam hal memberi dukungan yang diperlukan.
“Kami sebelumnya telah gencar melakukan skrining TB di berbagai lokasi. Tetapi, kegiatan itu akan terus kami gencarkan dengan berkoordinasi dengan pembantu kebijakan terkait,” ujar Faisal.
Pewarta: Anggi Luthfi Panggabean dan Nadiya Atthaillah
Editor : Juraidi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.