Jumat, 2 Oktober 2026 19:45 WIB
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Jateng Linda Widiastuti Ariningrum. ANTARA/Zuhdiar Laeis
Semarang, Jateng (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus mendorong pemerintah kabupaten/kota mempercepat proses verifikasi dan validasi gerai koperasi desa/kelurahan merah putih (KDKMP) untuk memastikan kesiapan gerai koperasi sebelum beroperasi.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Jateng Linda Widiastuti Ariningrum di Semarang, Jumat, menyebutkan bahwa saat ini terdapat 8.523 unit KDKMP di Jateng.
Dari jumlah tersebut, kata dia, sebanyak 4.230 unit KDMP menjadi prioritas dalam proses verifikasi dan validasi.
Sesuai arahan Gubernur Jateng, kata dia, verifikasi ini dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik bangunan, sarana dan prasarana, serta kelengkapan administrasi KDKMP.
Petugas memeriksa kondisi gerai koperasi secara langsung, kemudian memasukkan data hasil pemeriksaan ke dalam Sistem Informasi Koperasi Desa (Simkodes).
Data yang telah masuk selanjutnya ditelaah oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) atau Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), guna mendukung tertib tata kelola dan transparansi.
"Progres verifikasi dan validasi, Alhamdulillah, sudah melebihi target yang ditetapkan oleh pusat. Hingga 30 September (2026) pukul 19.30 WIB, verifikasi dan validasi telah mencapai 61,67 persen, dan angkanya masih terus bergerak," katanya.
Saat ini, kata dia, tim masih terus berjalan di lapangan, dan Pemprov Jateng juga terus mendorong percepatan verifikasi dan validasi KDKMP
Selain kondisi fisik bangunan, kata dia, proses tersebut juga memperhatikan kapasitas dan kuantitas sumber daya manusia (SDM).
Dalam proses tersebut, Pemprov Jateng turut mendampingi pemerintah kabupaten/ kota.
Menurut dia, perhatian juga diberikan Kementerian Koperasi, mengingat jumlah KDKMP di Jateng tercatat paling banyak di Indonesia.
"Maka, kita betul-betul pantau dan kita dampingi, karena Kemenkop berharap Jateng bisa menjadi barometer bagi provinsi yang lain. Banyak kabupaten/kota juga masih terbatas dari sisi SDM. Di situlah kementerian turun untuk melakukan pendampingan," katanya.
Penguatan SDM, kata dia, juga dilakukan Balai Pelatihan Koperasi (Balatkop) Dinkop UKM Provinsi Jawa Tengah, bekerja sama dengan Dinas Koperasi se-Jateng yang diwujudkan melalui pelatihan dan sertifikasi kompetensi bagi 5.040 bendahara KDKMP.
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.