Pemkot Yogyakarta: Koperasi Merah Putih harus didukung pengurus kompeten

calendar_today 28.08.2026 - person  - timer ~

Pemkot Yogyakarta: Koperasi Merah Putih harus didukung pengurus kompeten

Jumat, 28 Agustus 2026 10:05 WIB

Image Print

Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Yogyakarta Tri Karyadi Riyanto Raharjo (ANTARA/Hery Sidik)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Daerah Istimewa Yogyakarta melalui Dinas Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menyebut Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) harus didukung sumber daya manusia (SDM) pengurus yang kompeten agar semakin berkembang.

"KKMP harus didukung pengurus yang kompeten, karena itu kami memberikan pelatihan dan mendorong sertifikasi bagi pengurus maupun pengawas koperasi," kata Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi dan UKM Yogyakarta Tri Karyadi Riyanto Raharjo di Yogyakarta, Kamis.

Menurut dia, pemerintah kota juga terus melakukan monitoring dan evaluasi, pelatihan, sertifikasi pengurus dan pengawas lembaga ekonomi kerakyatan berbasis masyarakat desa atau kelurahan tersebut.

Selain itu, kata dia, pemerintah kota juga melakukan business mentoring dengan koperasi maupun perusahaan yang telah lebih dahulu berkembang.

Ia juga mengatakan kolaborasi menjadi kunci, karena KKMP masih dalam tahap awal pengembangan, dengan keterbatasan modal, SDM, produk, dan sarana prasarana, koperasi perlu membangun kemitraan agar dapat tumbuh secara berkelanjutan.

"Tidak semata-mata satu dinas yang mengoperasikan. KKMP ini dikeroyok bersama melalui sinergitas antar-OPD (organisasi perangkat daerah) dan berbagai mitra," katanya.

Menurut dia, saat ini di Yogyakarta, dari 45 KKMP, sebanyak 30 koperasi atau sekitar 70 persen telah mulai beroperasi dan melakukan transaksi usaha dengan masyarakat maupun konsumen.

Ia mengatakan sementara koperasi merah putih lainnya masih dalam tahap menemukan bentuk usaha yang sesuai dengan potensi wilayah dan kapasitas masing-masing.

"Target dari Pak Wali Kota setelah diluncurkan harus ada aktivitas. Jangan hanya berdiri, sehingga aktivitas bisnisnya harus ada," katanya

Pewarta : Hery Sidik
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026