Pangkalpinang (ANTARA) - Pemerintah Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memetakan kompetensi dan potensi 470 aparatur sipil negara (ASN) melalui kegiatan profiling untuk mendukung penempatan pegawai sesuai kualifikasi dan kebutuhan jabatan.
Wali Kota Pangkalpinang Saparudin di Pangkalpinang, Selasa, mengatakan kegiatan yang difasilitasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BKPSDM) tersebut bertujuan mengetahui potensi dan kualifikasi ASN agar penempatan pegawai lebih tepat.
"Kegiatan ini bertujuan untuk memetakan potensi kualifikasi ASN kita, sehingga mereka bisa ditempatkan di tempat yang lebih cocok dan sesuai, baik dari sisi tingkatannya maupun bidangnya," katanya.
Ia menjelaskan Pemkot Pangkalpinang juga telah memperoleh surat keputusan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat untuk menerapkan manajemen talenta sebagai sistem pencatatan dan pemetaan kinerja ASN.
Melalui sistem tersebut, rekam jejak kinerja pegawai dalam melaksanakan tugas sehari-hari maupun kegiatan lainnya menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan posisi dan jenjang karier ASN.
Saparudin mengatakan pemetaan manajemen talenta membagi ASN ke dalam sembilan level. Pengelompokan itu menjadi salah satu acuan pemerintah daerah dalam menentukan kandidat yang sesuai ketika terdapat jabatan yang lowong.
"Dengan rekaman itu, mereka akan memperoleh tempat atau posisi di level berapa. Ketika ada jabatan yang lowong, kita tinggal melihat siapa yang sesuai berdasarkan rekaman kinerja tersebut," ujarnya.
Menurut dia, penerapan manajemen talenta diharapkan membuat proses penempatan pejabat lebih objektif karena didasarkan pada rekam jejak kinerja dan kesesuaian level dengan jabatan yang akan diisi.
Ia mencontohkan, pengisian jabatan tertentu harus mempertimbangkan level ASN yang memenuhi persyaratan sehingga penempatan pegawai dapat dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Saat ini, kata Saparudin, Pemkot Pangkalpinang masih mempersiapkan penerapan sistem tersebut, termasuk untuk mengisi sejumlah posisi yang belum memiliki pejabat definitif.
"Kita sedang menyiapkan penempatan yang baru. Nanti ada posisi-posisi yang masih lowong, yang belum ada pejabatnya, kita bisa tinggal letakkan," katanya.
Ia berharap kegiatan profiling dapat meningkatkan kepercayaan diri ASN dalam bekerja sekaligus membantu pemerintah daerah menempatkan pegawai sesuai kompetensi dan bidang keahliannya.
Dengan demikian, ASN di lingkungan Pemkot Pangkalpinang diharapkan dapat menjalankan tugas secara lebih profesional dan mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Pewarta: Try M Hardi
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.