Pemkot Mataram memperkuat penanganan kasus gigitan hewan penular rabies

calendar_today 09.09.2026 - person  - timer ~

Mataram (ANTARA) - Pemerintah Kota Mataram, Provinsi Nusa tenggara Barat, menyiapkan langkah strategis untuk memperkuat penanganan kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) guna mencegah timbulnya gejala klinis rabies, serta memutus mata rantai penularan virus.

Kepala Bidang Peternakan Dinas Pertanian (Distan) Kota Mataram Lalu Hapiluddin di Mataram, Rabu, mengatakan, berdasarkan laporan dari beberapa puskesmas, tercatat adanya belasan kasus gigitan hewan yang dialami warga, mulai dari anak-anak hingga dewasa.

"Kendati ada laporan sekitar 15 kasus gigitan, tapi seluruh korban dipastikan telah mendapatkan penanganan medis dan vaksinasi, serta hasil pemeriksaan dinyatakan negatif rabies," katanya.

Untuk mengoptimalkan penanganan rabies di Kota Mataram, pihaknya menyiapkan rapat koordinasi (rakor) bersama pihak terkait seperti Dinas Kesehatan, 11 puskesmas se-Kota Mataram, dan pihak kelurahan sekitar bulan Oktober 2026.

Rakor itu bertujuan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor agar penanganan kasus gigitan dapat dilakukan secara terpadu. Misalnya, puskesmas berfokus pada penanganan korban manusia, sementara Dinas Pertanian melalui tim di Peternakan menangani hewan penularnya.

Langkah responsif tersebut diharapkan dapat mempertahankan status wilayah yang hingga kini tetap aman dari penularan rabies, sekaligus memastikan ketersediaan data yang valid serta kesiapan operasional penanganan rabies di ke depan.

"Meski Mataram masih nol kasus rabies, tapi kita harus tetap waspada sebab banyaknya temuan kasus di Pulau Sumbawa," katanya.

Empat kelurahan itu meliputi Kelurahan Mataram Barat, Kelurahan Karang Taliwang, Kelurahan Cilinaya, dan Kelurahan Cakra Timur. Kegiatan vaksinasi dilaksanakan tanggal 26-27 Agustus dan tanggal 1 September 2026, dengan menyasar sebanyak 130 ekor anjing.

Di samping itu, selain empat kelurahan tersebut, masih ada beberapa wilayah lain yang menjadi prioritas pelaksanaan vaksinasi lanjutan, seperti Kelurahan Pagutan dan Kelurahan Pagesangan.

"Sebelum kembali melaksanakan vaksinasi, kami akan menggelar rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen pencegahan bersama pihak terkait," katanya.

Pewarta : Nirkomala
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026