Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang, Jawa Timur melakukan reposisi atau pengaturan ulang penempatan closed circuit television (CCTV) untuk meningkatkan pengawasan wilayah kota.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang M Nur Widianto di Kota Malang, Senin, menyebut, reposisi tata letak CCTV merupakan bagian dari harmonisasi antara pemanfaatan teknologi dan kinerja kontrol keamanan dan ketertiban lingkungan.
"Secara kuantitatif tidak ada penambahan unit tetapi kami melakukan reposisi dengan mempertimbangkan saran dan masukan banyak pihak soal titik yang membutuhkan, CCTV di Kota Malang kan 300an lebih di 112 titik yang direposisi di bawah 20 unit," ucapnya.
Nur Widianto menyampaikan pelaksanaan reposisi CCTV mayoritas diterapkan dengan melihat sisi urgensitas di lapangan, sehingga langkah ini difokuskan di setiap jalan yang setiap harinya menjadi akses utama bagi mobilisasi masyarakat, seperti Jalan Mayjen Sungkono.
Dia menyebut bahwa di jalan tersebut selama ini belum maksimal ter-jangkau pengawasan dari perangkat CCTV.
Pasalnya, lokasi itu menjadi salah satu akses utama di Kota Malang dan menjadi jalur penghubung ke Kabupaten Malang.
Oleh karena itu, kini pihaknya sedang mengkaji lokasi yang paling memungkinkan untuk dilakukan pemindahan CCTV ke Jalan Mayjen Sungkono
"Kami masih mengkaji karena kalau menggeser dari fly over itu rentan juga, kemudian kalau diambil dari double track Jalan Rajasa untuk ditempatkan lebih tengah juga masih dipertimbangkan. Di satu lokasi itu bisa ada dua sampai tiga CCTV," ucapnya.
Selain itu, pengaturan ulang letak kamera untuk memberikan informasi melalui laman CCTV milik pemerintah daerah setempat kepada pengendara yang mencari akses alternatif saat terjadinya kemacetan di jalan utama.
"Aspek keamanan jadi pertimbangan karena kami juga membangun partisipasi bersama. Nah, ini sebagai upaya meminimalkan kejahatan, selain soal kepadatan lalu lintas," tutur dia.
Pewarta: Ananto Pradana
Editor : Astrid Faidlatul Habibah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.