Kota Bengkulu (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, Provinsi Bengkulu, mengoptimalkan penyiraman melalui kolaborasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) untuk membantu proses penyiraman tanaman di taman kota.
Hal tersebut dilakukan sebab saat ini Kota Bengkulu telah memasuki musim kemarau dan mulai berdampak pada kondisi tanaman hias di sejumlah taman kota, seperti bunga dan tanaman tampak mengering hingga layu akibat berkurangnya intensitas hujan.
"Musim kemarau ini memang menjadi persoalan bagi perawatan taman. Kami sudah mengoptimalkan sumber daya yang ada, termasuk membangun kolaborasi dengan Damkar karena mereka memiliki armada dan peralatan yang dapat mendukung penyiraman tanaman," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bengkulu Anshar Amin di Bengkulu, Senin.
Untuk itu saat ini DLH Kota Bengkulu terus berupaya menjaga kondisi tanaman dengan mengoptimalkan penyiraman menggunakan sumber daya yang dimiliki dan berkolaborasi dengan Dinas Damkar untuk membantu proses penyiraman.
Secara ideal, lanjutnya, penyiraman dilakukan satu kali setiap hari. Namun karena kondisi cuaca panas yang berkepanjangan membuat kebutuhan air tanaman meningkat sehingga menjadi tantangan tersendiri bagi petugas di lapangan.
Saat ini terdapat beberapa jenis tanaman yang sangat rentan terhadap kondisi kekeringan, salah satunya pucuk merah, dan tanaman tersebut membutuhkan perhatian lebih karena mudah mati apabila kekurangan air dalam waktu yang cukup lama.
Anshar berharap agar upaya yang dilakukan dapat meminimalkan dampak musim kemarau terhadap ruang terbuka hijau dan taman kota, sehingga tetap terlihat asri dan nyaman bagi masyarakat.
Sebelumnya pada tahun 2025 Pemkot Bengkulu telah menganggarkan dana sebesar Rp147 juta untuk pembelian ribuan bibit bunga yang akan ditanam di sejumlah taman milik pemerintah media jalan di wilayah tersebut.
Ribuan bibit bunga tersebut terdiri dari jenis Bunga Bakung Air Mancur, Bakung Amarilis Merah, Liliday Kuning, Kucai Tulip Bunga Pink, Kucai Rulip Bunga Putih, Pisang Cana Arigata, Pisang Cana Bunga Kuning, Spatumhylum, Begonia Bali Merah, dan Marigold.
Untuk penanaman bunga di median jalan dan taman kota memiliki tujuan untuk mempercantik kota, meningkatkan kenyamanan, dan menjaga lingkungan mengingat tumbuhan seperti bunga, dapat mengurangi pencemaran udara akibat asap kendaraan, mengurangi panas matahari, sehingga memberikan keserasian lingkungan kota yang nyaman, segar, indah dan bersih.
Pewarta: Anggi Mayasari
Uploader : Musriadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.