Pemkab Tapin tuntut P3K tingkatkan kualitas pelayanan publik - ANTARA News Kalimantan Selatan

calendar_today 14.08.2026 - person  - timer ~

Rantau (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, menuntut pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) yang telah menyelesaikan orientasi mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kinerja yang profesional dan adaptif.

Bupati Tapin H Yamani mengatakan, orientasi P3K Angkatan I hingga VII tidak boleh hanya menjadi pemenuhan kewajiban administratif, tetapi harus menjadi bekal untuk menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Menjadi P3K bukan hanya memperoleh status sebagai aparatur pemerintah, tetapi juga mengemban amanah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Yamani saat menutup orientasi P3K di Pendopo Galuh Bastari, Rantau, Kabupaten Tapin, Jumat.

Menurut Yamani, tuntutan terhadap tata kelola pemerintahan semakin kompleks sehingga aparatur harus mampu mengikuti perubahan dan meningkatkan kompetensi sesuai kebutuhan organisasi serta masyarakat.

Ia menyebutkan, P3K memanfaatkan teknologi informasi dan terbuka terhadap inovasi agar pelayanan pemerintah dapat berlangsung lebih cepat, mudah, dan berkualitas.

"Laksanakan tugas dengan baik demi terwujudnya pelayanan publik yang cepat, mudah, dan berkualitas bagi masyarakat Kabupaten Tapin," ujarnya.

Ia menambahkan, pentingnya integritas, disiplin, profesionalisme dan loyalitas sebagai landasan dalam menjalankan tugas. Nilai tersebut harus diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari bukan hanya dipahami selama mengikuti orientasi.

Yamani berharap, keberadaan P3K dapat memperkuat kapasitas aparatur Pemkab Tapin sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja perangkat daerah.

"Bekerjalah dengan hati, melayani dengan tulus, dan berikan kinerja terbaik untuk masyarakat dan daerah," tambahnya.

Baca juga: Pemkab Tapin perkuat ikhtiar jaga kerukunan lewat doa bersama

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kabupaten Tapin Gt Ridha Jaya Wardana mengatakan, orientasi merupakan bagian penting dalam mempersiapkan aparatur memahami tugas, tanggung jawab dan standar perilaku sebelum menjalankan pekerjaan di instansi masing-masing.

"Pembekalan diharapkan memperkuat pemahaman peserta terhadap tanggung jawab serta standar perilaku yang diperlukan dalam pelayanan publik," katanya.

Ridha menyebutkan, Pemkab Tapin berharap materi yang diperoleh selama orientasi dapat diterjemahkan menjadi perilaku kerja dan kinerja nyata sehingga keberadaan P3K memberikan dampak terhadap pelayanan pemerintah.

Pewarta: Muhammad Rastaferian Pasya
Editor : Firman

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.