Tanjab Timur, Jambi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung (Tanjab) Timur optimistis program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) menciptakan siklus ekonomi baru bagi nelayan yang ada di pesisir wilayah tersebut.
"Yang jelas nelayan di sana akan menerima manfaat, apalagi pemerintah akan membangun fasilitas," kata Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tanjab Timur Hendri di Muara Sabak, Rabu.
Hendri menjelaskan, berdasarkan hasil rapat terakhir bersama tim verifikasi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Desa Simbur Naik, Kecamatan Muara Sabak Timur telah ditetapkan sebagai lokasi program KNMP.
Penetapan itu telah sesuai dengan pertimbangan teknis oleh tim verifikasi karena wilayah tersebut memiliki komunitas nelayan yang cukup besar, serta telah didukung ketersediaan lahan yang cukup pengembangan sejumlah fasilitas penunjang program KNMP.
Menurut dia, pihaknya telah menyediakan hibah tanah seluas satu hektare untuk pembangunan sejumlah fasilitas penunjang, mulai dari koperasi, dermaga, gudang beku (cold storage) sebagai tempat penampungan hasil tangkap.
Untuk itu, rencananya mulai 2027 kementerian akan memulai pembangunan fasilitas penunjang.
Fasilitas itu, nantinya bertujuan untuk menghubungkan nelayan yang ada di wilayah itu, dengan koperasi, dan pasar dalam satu rantai ekonomi, supaya hasil tangkapan laut terserap maksimal dengan harga bersaing.
Pihak mengharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan para nelayan yang ada di wilayah tersebut.
"Kita sudah berikan hibah tanah satu hamparan seluas satu hektare, di situ akan dibangun sejumlah fasilitas pendukung, tahun depan informasi mulai dibangun," tutupnya.
Sekretaris Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jambi Ahmad Muslih mengatakan program KNMP dirancang dalam rangka meningkatkan kesejahteraan pelaku budidaya dan nelayan tangkap di wilayah pesisir.
Program itu, kata dia akan ada keterkaitan erat antara Koperasi Merah Putih dan para nelayan setempat.
Karena koperasi akan menjadi pilar utama karena memiliki peran besar sebagai lembaga ekonomi yang berpihak kepada masyarakat.
Melalui sinergi ini, diharapkan nelayan bisa lebih berdaya dan mandiri secara ekonomi dan sistem bisnis.
"Nanti ada keterkaitan antara Koperasi Merah Putih dengan nelayan. Jadi, bisnisnya nanti di koperasi karena koperasi merupakan lembaga ekonomi yang berpihak ke masyarakat," ungkapnya.
Pewarta: Agus Suprayitno
Editor : Siri Antoni
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.