Selasa, 11 Agustus 2026 20:28 WIB
Pemeriksaan mutu beras oleh petugas DKPP Natuna, Kepulauan Riau dan disaksikan oleh pegawai Perum Bulog setempat pada Selasa (11/8/2026) di Gudang Bulog Sedanau. ANTARA/HO-Perum Bulog Cabang Natuna
Natuna (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, memeriksa mutu beras yang akan disalurkan sebagai bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk memastikan beras aman dan layak dikonsumsi.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna Wan Syazali, dikonfirmasi dari Natuna, Selasa, mengatakan pemeriksaan mutu beras dilakukan di Gudang Perum Bulog Sedanau pada Selasa.
Pemeriksaan kali ini baru dilakukan terhadap sampel dari 73 ton beras yang akan disalurkan, sesuai dengan jumlah stok yang tersedia di gudang.
Ia menjelaskan, dalam penyaluran kepada penerima bantuan pangan (PBP) Bapanas menugaskan Perum Bulog Natuna.
"Sebelum diserahkan kepada PBP, kami melakukan pemeriksaan mutu beras untuk memastikan bantuan yang diberikan aman dan layak dikonsumsi," ucapnya.
DKPP Natuna mencatat sebanyak 9.054 keluarga menjadi penerima bantuan pangan kali ini. Bantuan akan diserahkan untuk periode Juli, Agustus dan September. Setiap penerima memperoleh 10 kilogram beras per bulan.
"Jadi masing-masing PBP akan menerima 30 kilogram, karena alokasi yang diberikan untuk periode tiga bulan," katanya.
Sementara itu, Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKPP Natuna Akmal Dusty mengatakan hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa beras bantuan pangan tersebut layak dikonsumsi.
Pemeriksaan kata dia, dilakukan secara visual dan organoleptik atau pemeriksaan fisik sederhana, meliputi aroma, warna, kondisi beras, serta keberadaan hama dan benda asing.
"Dari hasil pemeriksaan, beras tidak berbau apek atau asam, berwarna putih normal dan tidak kusam, serta tidak terasa lembap," katanya.
Selain itu, petugas tidak menemukan serangga hidup, seperti kutu beras, maupun benda asing yang dapat mempengaruhi kualitas dan kelayakan beras untuk dikonsumsi.
Untuk memastikan kualitas beras setelah dimasak, petugas juga melakukan uji tanak dengan mengambil sejumlah sampel dan memasaknya di Kantor Gudang Bulog Sedanau. Hasilnya, nasi berwarna putih bersih dengan tekstur pulen sedang atau tidak terlalu pulen.
"Pemeriksaan dilakukan terhadap enam karung sampel beras yang diambil dari beberapa posisi tumpukan," katanya.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.