Senin, 24 Agustus 2026 15:48 WIB
Wakil Bupati Manggarai Timur Tarsisius Syukur . ANTARA/Ho-Humas Pemkab Manggarai Timur
Kupang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, menindaklanjuti dan mengevaluasi polemik antara Camat Lamba Leda Utara Agus Supratman dan petugas BNPB terkait penyaluran bantuan logistik yang viral di media sosial.
Wakil Bupati Manggarai Timur Tarsisius Syukur dari Borong, Ibu Kota Kabupaten Manggarai Timur, Senin, mengatakan pemerintah daerah telah menelusuri persoalan yang muncul dalam video tersebut dan memastikan tidak terdapat tekanan dari petugas BNPB terhadap Camat Lamba Leda Utara untuk menandatangani berita acara penerimaan bantuan.
“Kita sudah telusuri persoalan ini. Hasilnya, apa yang disampaikan camat bahwa ia ditekan oleh BNPB itu tidak benar. Tidak pernah ada tekanan untuk menandatangani berita acara, lebih-lebih oleh BNPB,” katanya.
Menurut dia, bantuan logistik dari pemerintah pusat disalurkan secara bertahap melalui posko utama yang dipimpin Sekretaris Daerah Manggarai Timur untuk selanjutnya didistribusikan ke wilayah terdampak bencana.
“Kita ada 12 kecamatan, wajib men-droping logistik kepada masyarakat yang kena dampak,” ujarnya.
Pemerintah daerah, kata dia, telah membentuk tim yang bertugas mendistribusikan bantuan dari posko utama menuju posko-posko kecamatan.
Tim tersebut juga meminta pihak penerima bantuan menandatangani berita acara sebagai bagian dari administrasi penyaluran bantuan.
“Tim itu yang kemudian meminta untuk menandatangani berita acara ketika memberi bantuan untuk masyarakat,” katanya.
Tarsisius menjelaskan keberadaan petugas BNPB di Manggarai Timur bertujuan memastikan bantuan logistik yang dikirim pemerintah pusat benar-benar sampai kepada masyarakat terdampak bencana.
“BNPB hadir hanya untuk memastikan bantuan logistik sampai ke warga terdampak bencana, bukan menekan seperti yang disampaikan camat,” katanya.
Tarsisius mengatakan Pemkab Manggarai Timur tetap akan menindaklanjuti persoalan tersebut melalui evaluasi untuk memastikan proses pendistribusian bantuan berjalan sesuai mekanisme dan kebutuhan masyarakat terdampak.
Ia menegaskan pemerintah daerah tidak ingin polemik tersebut mengganggu proses penanganan bencana dan pendistribusian bantuan kepada masyarakat.
“Pemerintah daerah akan menindaklanjuti persoalan ini dan mengevaluasi,” ujarnya.
Sebelumnya beredar video viral di media sosial yang berdurasi sekitar enam menit 15 detik yang memperlihatkan Camat Lamba Leda Utara Agus Supratman beradu argumen dengan seorang petugas BNPB yang kemudian beredar di sejumlah platform media sosial hingga viral.
Dalam video tersebut, Agus terlihat emosional saat menyampaikan pandangannya, sementara petugas BNPB yang berada dalam video terlihat memberikan penjelasan dan meminta Agus tidak terbawa emosi.
Pewarta : Kornelis Kaha
Editor:
Anwar Maga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.