Pemkab Kotim mulai gembleng 70 calon Paskibraka

calendar_today 05.08.2026 - person  - timer ~

Pemkab Kotim mulai gembleng 70 calon Paskibraka

Rabu, 5 Agustus 2026 07:27 WIB

Image Print

Asisten I Setda Kotim Waren memasangkan tanda peserta Pusdiklat Paskibraka Kotim 2026, Selasa (4/8/2026). ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, mulai memusatkan pendidikan dan pelatihan (pusdiklat) bagi 70 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tahun 2026 untuk menyiapkan petugas upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Pusdiklat ini sebagai upaya menyiapkan pasukan terbaik untuk mengibarkan Sang Merah Putih pada peringatan HUT Ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus membentuk generasi muda berkarakter Pancasila,” kata Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kotim Waren di Sampit, Selasa.

Hal ini ia sampaikan saat membuka Pusdiklat Paskibraka Kabupaten Kotim Tahun 2026 yang dilaksanakan di Balai Diklat BPKSDM Kotim, Jalan Tjilik Riwut Kilometer 3 Sampit.

Waren menjelaskan, menjadi anggota Paskibraka bukan sekadar kehormatan, tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan disiplin, tanggung jawab dan dedikasi tinggi karena mereka akan menjadi representasi generasi muda yang mencintai bangsa dan negara.

Selama mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan, para peserta akan dibina oleh pelatih profesional dari Kodim 1015/Sampit, Polres Kotim, Brimob Polda Kalimantan Tengah, Yonif 631/Antang, Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kotim serta para pembina lainnya.

“Mereka akan dilatih, ditempa dan dibina agar menjadi pasukan yang tangguh, disiplin, bertanggung jawab serta mampu melaksanakan tugas sebagai pasukan pengibar bendera pusaka dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.

Tujuan pelatihan tidak hanya mempersiapkan pelaksanaan upacara pengibaran bendera, tetapi juga membentuk kader pemimpin masa depan yang memiliki karakter Pancasila dan siap menjadi pelopor pembangunan di daerah.

Oleh sebab itu, ia meminta Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kotim terus memberikan perhatian dan pembinaan kepada para anggota Paskibraka, sehingga potensi yang dimiliki para pemuda tersebut dapat terus berkembang setelah masa tugas mereka berakhir.

Baca juga: Warga keluhkan asap pekat mulai selimuti Sampit

Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar mempersiapkan diri secara fisik maupun mental untuk mengikuti setiap tahapan latihan yang memiliki disiplin tinggi.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi dengan pola latihan menjadi kunci keberhasilan dalam menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan.

“Pertahankan kemampuan yang sudah dimiliki, tetap tegar mengikuti setiap latihan, serta laksanakan tugas mulia ini dengan penuh tanggung jawab demi memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Kotawaringin Timur dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” pesannya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Kesbangpol Kotim Eddy Hidayat Setiadi memaparkan, pemusatan pendidikan dan pelatihan berlangsung mulai 4 hingga 18 Agustus 2026.

Selain pelaksanaan di tingkat kabupaten, Kotim juga mengirimkan lima wakil ke pemusatan pendidikan dan pelatihan Paskibraka tingkat Provinsi Kalimantan Tengah di Palangka Raya yang berlangsung pada 4-19 Agustus 2026. Lima peserta tersebut terdiri atas tiga putra dan dua putri.

“Tujuan pemusatan pendidikan dan pelatihan ini adalah mempersiapkan calon Paskibraka menjadi pasukan yang tangguh, disiplin, bertanggung jawab, penuh dedikasi dan mampu menjalankan tugas pada upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026,” paparnya.

Sebanyak 70 peserta yang mengikuti pelatihan berasal dari SMA, SMK dan MA negeri maupun swasta se-Kabupaten Kotim, terdiri atas 43 putra dan 27 putri.

Selama menjalani pelatihan, seluruh peserta ditempatkan di asrama Balai Diklat Aparatur BKPSDM yang menerapkan sistem pembinaan bertajuk ‘Desa Bahagia’.

Dalam sistem tersebut, peserta menjalani kehidupan bersama dengan penekanan pada nilai disiplin, gotong royong, kebersamaan, ketakwaan, serta pengamalan Pancasila dalam aktivitas sehari-hari.

Baca juga: DKUKMPP Kotim pastikan akurasi timbangan di pasar dengan uji tera

Lingkungan asrama juga dipimpin melalui struktur layaknya sebuah desa untuk membangun rasa tanggung jawab dan kepemimpinan. Eddy juga menyebutkan, kurikulum pelatihan menggunakan pendekatan pembelajaran aktif, pelatihan dan pengasuhan.

“Materi yang diberikan meliputi Pancasila dan kewarganegaraan, wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, revolusi mental, kepemimpinan, kepribadian, literasi digital, pencegahan kenakalan remaja, perlindungan anak, bahaya narkoba hingga materi kepaskibrakaan,” sebutnya.

Disamping pembelajaran di kelas, peserta juga mendapatkan latihan dasar kepemimpinan, peraturan baris-berbaris (PBB), serta praktik pengibaran dan penurunan bendera.

Materi tersebut disampaikan oleh narasumber dari Pemerintah Kabupaten Kotim, Kesbangpol, Kodim 1015/Sampit, akademisi, praktisi, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kotim dan Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kotim.

Untuk menjaga kondisi fisik peserta selama pelatihan, panitia menyediakan konsumsi dengan standar gizi yang diawasi petugas kesehatan.

Menu harian mencakup susu dan telur sebagai makanan tambahan, sarapan, makan siang, makan malam serta makanan selingan pada pagi, sore dan malam guna memenuhi kebutuhan kalori peserta.

Panitia juga menerapkan tata tertib yang wajib dipatuhi seluruh peserta. Pelanggaran akan dikenai sanksi secara bertahap mulai dari teguran lisan, teguran tertulis hingga pengembalian peserta ke sekolah asal disertai pencabutan hak dan fasilitas apabila melakukan pelanggaran berat.

“Melalui rangkaian pendidikan dan pelatihan ini, kami berharap para calon Paskibraka tidak hanya mampu menjalankan tugas secara sempurna pada HUT Ke 81 RI nanti, tetapi juga tumbuh menjadi generasi muda yang berintegritas, berjiwa kepemimpinan, serta menjadi teladan bagi masyarakat,” demikian Eddy.

Baca juga: Bupati Kotim ajukan perubahan KUA-PPAS 2026

Baca juga: Kapolda Kalteng optimalkan penanganan karhutla di Kotim

Baca juga: Karhutla di Kotim semakin marak, pemadaman tidak bisa langsung tuntas

Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.