Pemkab Gunungkidul menyalurkan 95 alat bantu disabilitas

calendar_today 14.09.2026 - person  - timer ~

Pemkab Gunungkidul menyalurkan 95 alat bantu disabilitas

Senin, 14 September 2026 20:59 WIB

Image Print

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih saat menyalurkan bantuan sosial berupa alat bantu disabilitas kepada penerima manfaat di Bangsal Sewokoprojo, Wonosari, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (14/9/2026). ANTARA/HO-Pemkab Gunungkidul

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan sebanyak 95 alat bantu disabilitas kepada penerima manfaat sebagai bentuk penjaminan hak bagi penyandang disabilitas.

Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih, di Gunungkidul, Senin, mengatakan penyaluran alat bantu disabilitas merupakan upaya menghadirkan pembangunan berkeadilan bagi para penyandang disabilitas melalui program "Warga Gayeng Guyub".

"Penyandang disabilitas adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat Gunungkidul yang memiliki hak setara," katanya.

Menurutnya, "Warga Gayeng Guyub" merupakan program gotong royong di Gunungkidul yang bertujuan menumbuhkan kembali nilai-nilai luhur kebersamaan dan memperkuat kerukunan di tengah masyarakat.

"Melalui semangat Warga Gayeng Guyub, kita ingin membangun tatanan kehidupan yang harmonis, toleran dan inklusif," ujarnya.

Ia menyampaikan program tersebut bukan bentuk rasa kasihan, melainkan sebuah kewajiban moral dan konstitusional negara dalam memuliakan warganya secara adil tanpa diskriminasi.

Dalam kesempatan tersebut, Endah memberikan semangat kepada para penyandang disabilitas untuk tidak patah semangat dan merasa berkecil hati dengan kondisinya saat ini.

"Jangan sampai merasa hidup kita sudah berakhir. Banyak atlet Peparda kita yang membuktikan slogan ‘Ora wutuh, ning ampuh’ (tidak utuh, tapi ampuh/hebat)," katanya.

Ia berharap alat bantu disabilitas yang diberikan dapat membantu aktivitas para penerima manfaat dan sesuai dengan yang diharapkan karena telah melalui proses fitting.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Gunungkidul MH. Arkham Mashudi menambahkan alat bantu disabilitas tersebut berasal dari APBD Kabupaten Gunungkidul dan Bapel Jamkesos Pemda DIY.

“Dari Bapel Jamkesos Pemda DIY berjumlah 57 unit dan APBD Gunungkidul sebanyak 38 unit," katanya.

Ia menyebut sebanyak 95 alat bantu disabilitas yang dibagikan terdiri atas berbagai jenis, seperti kursi roda, alat bantu dengar, dan kaki palsu, yang didapatkan dari data hasil asesmen pemeriksaan tim dokter pada Juli lalu.

"Bantuan ini merupakan realisasi dari usulan masyarakat yang disampaikan melalui mekanisme perencanaan resmi seperti Musrenbang dan disalurkan setelah penantian usulan sejak tahun sebelumnya," ujarnya.

Dinsos PPPA Gunungkidul akan kembali menggelar pemeriksaan terpadu susulan pada 22 September 2026 di Balai Kalurahan Selang, Wonosari, untuk menjangkau warga yang belum sempat terfasilitasi.

“Kami mohon bantuan agar informasi ini bisa disebarluaskan sehingga banyak pendaftar yang bisa mengikuti pelayanan Bapel Jamkes terpadu berikutnya,” katanya.

Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor: Victorianus Sat Pranyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2026