Senin, 13 Juli 2026 18:05 WIB
Bupati Gumas Jaya S Monong. ANTARA/HO-BPS Gumas.
Kuala Kurun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah, siap memfasilitasi warga untuk nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Taman Kota Kuala Kurun.
Bupati Gumas Jaya S Monong di Kuala Kurun, Senin, mengatakan kegiatan itu tindak lanjut dari surat imbauan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) kepada daerah untuk menggelar nobar Piala Dunia 2026.
"Kami dengan senang hati melaksanakan nobar. Sudah saya minta Kepala Disdikpora Gumas agar menyiapkan acara tersebut di Taman Kota Kuala Kurun," sambungnya.
Ia menjelaskan laga final akan berlangsung Senin, 20 Juli 2026, pukul 02.00 WIB, dan warga sudah bisa berkumpul di Taman Kota Kuala Kurun sejak pukul 01.30 WIB.
Jaya pun berharap nobar ini menjadi ajang untuk berkumpul bersama masyarakat menyaksikan puncak turnamen sepak bola terakbar di dunia tersebut.
"Sepak bola merupakan olahraga favorit, dan Piala Dunia merupakan kejuaraan terbesar dari sepak bola, jadi kami akan fasilitas nobar partai final. Semoga semua berjalan lancar," imbuhnya.
Sebagai informasi, babak semifinal Piala Dunia 2026 dijadwalkan berlangsung pada 14 dan 15 Juli 2026 waktu setempat, atau 15 dan 16 Juli 2026 waktu Indonesia. Semifinal pertama mempertemukan Prancis melawan Spanyol, sedangkan semifinal kedua menghadirkan duel Inggris melawan Argentina.
Prancis pada laga tersebut akan mengandalkan sejumlah bintangnya seperti Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele, sementara Spanyol menurunkan Lamine Yamal dan Dani Olmo sebagai andalan lini serang.
Adapun Inggris akan ditopang oleh Harry Kane dan Jude Bellingham, sedangkan Argentina tetap mengandalkan duet Lionel Messi dan Julian Alvarez untuk mempertahankan gelar juara dunia.
Di sela keterangannya, orang nomor satu di Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau itu turut menyampaikan pandangan pribadinya soal peluang juara, dengan menjagokan Argentina.
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian telah mengimbau seluruh daerah menggelar nobar Piala Dunia 2026 guna menggerakkan perekonomian sekaligus memberi hiburan bagi masyarakat di berbagai daerah.
Tito menyebutkan sejumlah aktivitas ekonomi yang dapat tumbuh dari momentum ini, mulai dari produksi atribut pendukung, penjualan jersey, hingga usaha kuliner yang ikut menggerakkan pelaku UMKM di berbagai daerah.
Pewarta : Chandra
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.