Kabupaten Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat menormalisasi Kali Angke di Kecamatan Kemang setelah sungai tersebut mengalami pendangkalan selama 21 tahun untuk memperlancar aliran air dan mengurangi risiko banjir di wilayah hilir.
Camat Kemang Imam Mahmudi di Bogor, Kamis, menjelaskan, normalisasi dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kecamatan Kemang dengan mengerahkan dua unit alat berat jenis ekskavator untuk mengeruk dan memperdalam sungai di kawasan Desa Parakan Jaya hingga jalur menuju Jalan Raya Parung.
Ia mengatakan normalisasi dilakukan karena sedimentasi yang terjadi selama lebih dari dua dekade menyebabkan aliran air tidak berjalan optimal.
"Kami mengapresiasi sinergi DLH Kabupaten Bogor yang bergerak cepat melakukan normalisasi di wilayah Kemang. Titik ini memang sudah lama mengalami pendangkalan dan menjadi salah satu penyebab terhambatnya aliran air," kata Imam.
Baca juga: Pemkab Bogor pulihkan fungsi Kali Angke lewat normalisasi
Ia menjelaskan, normalisasi terakhir di lokasi tersebut dilakukan pada 2005. Sejak saat itu, sedimentasi terus terjadi hingga menyebabkan dasar sungai semakin dangkal dan menghambat aliran air ke wilayah hilir.
Kondisi tersebut juga berdampak pada tersendatnya aliran air hingga kawasan Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) di Desa Kemang.
Imam berharap pengerukan dan pendalaman sungai dapat mengembalikan fungsi Kali Angke sehingga mampu meminimalkan potensi banjir saat musim hujan.
Selain di Desa Parakan Jaya, normalisasi sungai akan dilanjutkan di sejumlah titik lain di Kecamatan Kemang, meliputi Desa Kemang, Pondok Udik menuju Rancabungur, serta Desa Jampang.
Khusus di Desa Jampang, pekerjaan pengerukan, pendalaman, dan pelebaran sungai telah rampung. Saat ini DLH Kabupaten Bogor melakukan pembersihan material dan puing hasil normalisasi sebagai tahap akhir pekerjaan.
Pemerintah Kabupaten Bogor menyatakan normalisasi sungai dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan sebagai upaya mengembalikan fungsi sungai, memperlancar aliran air, serta mengurangi risiko banjir di sejumlah wilayah Kecamatan Kemang.
Pewarta: M Fikri Setiawan
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.