Pemkab Belitung susun kebijakan fiskal adaptif dan efisien tarik potensi PAD - ANTARA News Bangka Belitung

calendar_today 13.07.2026 - person  - timer ~

Tanjungpandan (ANTARA) - ‎Pemerintah Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mulai menyusun arah kebijakan fiskal daerah yang lebih adaptif dan efisien, guna mengantisipasi dinamika ekonomi global serta menarik potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

‎Bupati Belitung Djoni Alamsyah Hidayat di Tanjungpandan, Senin, mengatakan langkah strategis itu diambil sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ruang fiskal dan memastikan program pembangunan prioritas tetap berjalan optimal di tengah tantangan fluktuasi ekonomi saat ini.

‎"Kita dituntut untuk lebih jeli dan fleksibel dalam mengelola keuangan daerah. Kebijakan fiskal tidak boleh kaku, harus adaptif terhadap perubahan, namun di sisi lain efisiensi belanja wajib dikedepankan agar setiap rupiah APBD benar-benar berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat," katanya dalam Sidang Paripurna DPRD Belitung dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar KUA-PPAS Tahun 2027.

‎Ia menjelaskan penyusunan kebijakan fiskal yang adaptif tersebut akan berfokus pada dua pilar utama, yaitu intensifikasi pemungutan pajak dan retribusi daerah berbasis digital, serta rasionalisasi belanja modal yang non prioritas.

‎Melalui efisiensi fiskal itu, alokasi anggaran akan diarahkan secara lebih masif pada sektor-sektor produktif, seperti penguatan infrastruktur pelayanan publik, pemberdayaan UMKM lokal, dan sektor pariwisata yang menjadi motor penggerak ekonomi Belitung.

‎Selain itu, Djoni Alamsyah melanjutkan pemerintah daerah juga membuka ruang sinergi yang lebih luas dengan sektor swasta melalui skema pembiayaan kreatif guna mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat.

‎"Dengan kebijakan fiskal yang efisien dan tepat sasaran, kita optimis daya tahan ekonomi Belitung akan semakin kokoh dan iklim investasi di daerah akan terus tumbuh positif," ujar dia.

Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.