Sabtu, 29 Agustus 2026 20:11 WIB
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM UKM Barito Utara Agus Siswadi. ANTARA/Dokumen Pribadi
Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, mengadakan pelatihan yang diikuti 25 perajin anyaman rotan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat melalui produk kerajinan lokal.
"Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi keterampilan masyarakat sekaligus mendorong peningkatan ekonomi melalui produk lokal," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan UKM (Disnakertranskop-UKM) Barito Utara Agus Siswadi di Muara Teweh, Sabtu.
Menurut dia, pelatihan pada 9-10 September 2026 di aula Dinas Nakertranskop UKM setempat merupakan para perajin sentra kerajinan anyaman rotan yang berasal dari Desa Lamepong, Kecamatan Gunung Purei dan Desa Benangin,Kecamatan Teweh Timur.
Potensi anyaman rotan di Barito Utara, kata dia, cukup besar dan perlu terus dikembangkan.
"Melalui pelatihan ini, kita ingin para perajin memiliki keterampilan yang semakin baik sehingga mampu menghasilkan produk yang berkualitas dan mempunyai nilai ekonomi lebih tinggi,” kata Agus.
Ia menjelaskan, peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan secara teori, tetapi juga akan mengikuti praktik pembuatan anyaman rotan. Pelatihan akan menghadirkan instruktur Ibu Lenweni dari Palangka Raya yang memiliki kompetensi dalam bidang kerajinan anyaman rotan.
“Kita berharap setelah mengikuti pelatihan, para perajin dapat mengembangkan produk yang lebih kreatif dan inovatif. Dengan demikian, kerajinan rotan tidak hanya menjadi keterampilan turun-temurun, tetapi juga dapat menjadi sumber pendapatan dan mendukung perekonomian masyarakat,” katanya.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.