Jumat, 28 Agustus 2026 19:29 WIB
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara Mastur. ANTARA/Dokumen Pribadi
Muara Teweh (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Utara,Kalimantan Tengah, mendukung perajin rotan di daerah setempat untuk meningkatkan produk kerajinan melalui kreativitas para pelaku Industri Kecil dan Menengah (IKM) bernilai ekonomi.
"Pemerintah daerah memberikan pembinaan dan dukungan terhadap para perajin agar kerajinan rotan tidak hanya menjadi bagian dari warisan budaya, tetapi juga mampu berkembang sebagai kekuatan ekonomi kreatif daerah," kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Barito Utara Mastur di Muara Teweh, Jumat.
Menurut dia, rotan sebagai salah satu kekayaan alam Barito Utara diolah oleh para perajin dengan keterampilan dan ketekunan menjadi beragam produk kerajinan. Produk tersebut memiliki nilai guna sekaligus nilai seni yang mencerminkan kearifan lokal masyarakat setempat.
Kreativitas para perajin, kata dia, menjadi faktor penting dalam meningkatkan nilai tambah produk rotan. Berbagai inovasi terus didorong sehingga kerajinan yang dihasilkan tidak hanya mempertahankan karakter tradisional, tetapi juga memiliki daya tarik dan daya saing di pasar.
"Kami terus mendorong pelaku IKM untuk meningkatkan kualitas produk, berinovasi serta memperluas jangkauan pemasaran," kata Mastur.
Mastur mengatakan, setiap anyaman rotan menggambarkan kreativitas dan ketekunan masyarakat Barito Utara. Dari bahan alam yang tersedia, para perajin mampu menghasilkan karya yang bernilai dan berpotensi menjadi produk unggulan daerah.
Pengembangan industri kerajinan rotan diharapkan dapat menjaga keberlangsungan warisan budaya sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat dan pelaku IKM.
Lebih lanjut Mastur, kerajinan rotan Barito Utara menjadi bukti bahwa kekayaan alam yang dipadukan dengan kreativitas dan keterampilan dapat menghasilkan produk berkelas yang mampu membawa nama daerah ke tingkat yang lebih luas.
Pewarta : Kasriadi
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.