Pemkab Banyuwangi kembangkan wisata olahraga lewat agenda BIG Downhill - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 20.09.2026 - person  - timer ~

Banyuwangi (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, menggenjot pengembangan wisata olahraga sebagai bagian dari sektor pariwisata daerah setempat salah satunya menggelar kejuaraan Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill, pada 19-20 September 2026.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan Pemkab Banyuwangi berkomitmen mengembangkan sport tourism melalui agenda kejuaraan balap sepeda downhill. Ada pula Push Bike untuk anak PAUD, BMX, hingga agenda Gravel yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.

"Kehadiran para atlet dan wisatawan tentunya turut pula menggerakkan ekonomi lokal, khususnya bagi para pelaku UMKM," kata Bupati Ipuk di Banyuwangi, Minggu.

Dalam kesempatan itu, dia menyerahkan medali kepada para pemenang kejuaraan Banyuwangi Ijen Geopark Downhill 2026, dan menyampaikan apresiasi atas kelancaran acara tersebut.

"Selamat kepada para pemenang dan terima kasih kepada Federasi Balap Sepeda Internasional (UCI), seluruh atlet, official, panitia, sponsor, komunitas, relawan, tim medis, aparat keamanan, marshal hingga masyarakat yang telah mendukung ajang BIG Downhill ini," kata Ipuk.

Ketua Panitia Penyelenggara BIG Downhill 2026, Munif mengatakan bahwa ajang BIG Downhill ini telah memasuki penyelenggaraan ke-7 dan konsisten menjadi agenda resmi UCI. Dalam tiga tahun terakhir, tingkatan kompetisi ini bahkan sudah berstatus UCI Class 1 (C1).

"Dampak ekonominya juga sangat terasa, penginapan (homestay) di kawasan sekitar perhelatan hingga ke wilayah Glagah terisi penuh. Kebutuhan konsumsi dan oleh-oleh peserta juga memutar roda ekonomi warga lokal. Semoga ke depan acaranya makin besar dan meriah," katanya.

Sebanyak 216 pembalap sepeda dari berbagai daerah di Indonesia saling adu cepat dalam kejuaraan Banyuwangi Ijen Geopark (BIG) Downhill 2026 yang digelar di Gantasan Bike Park, Kecamatan Licin.

Ratusan pembalap itu datang dari Jawa Timur, Bali, Jepara, Solo, Salatiga, Yogyakarta, Cilacap, Bekasi, Jakarta, Bandung, Poso, hingga Mataram.

Setelah seluruh pembalap mengikuti sesi kualifikasi di hari pertama untuk menentukan posisi start, dan persaingan sengit berlanjut ke putaran final pada Minggu (20/9).

Para peserta harus melintasi trek ekstrem sepanjang 2,3 kilometer yang menyajikan tantangan tanjakan, turunan curam, tikungan tajam, bebatuan, drop pohon, wallride kayu, super bowl, hingga big drop.

Pewarta: Novi Husdinariyanto
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.