Pemkab Bantul distribusikan bahan seragam sekolah untuk 25.498 siswa

calendar_today 21.09.2026 - person  - timer ~

Pemkab Bantul distribusikan bahan seragam sekolah untuk 25.498 siswa

Senin, 21 September 2026 17:41 WIB

Image Print

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih saat secara simbolis menyerahkan bantuan bahan seragam sekolah kepada salah satu siswa kelas VII di SMP Negeri 1 Bantul, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Senin (21/9/2026). ANTARA/Agung Dwi Prakoso

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai mendistribusikan bantuan berupa kain bahan seragam sekolah untuk 25.498 siswa baru jenjang SD dan SMP baik negeri maupun swasta.

Bupati Bantul Abdul Halim Muslih secara simbolis membagikan bahan seragam tersebut kepada siswa kelas VII SMP Negeri 1 Bantul, khususnya untuk setelan seragam hari Senin dan Selasa.

"Dulu harapan saya itu tidak hanya seragam hari Senin dan Selasa ini. Tapi bisa seluruh setelan seragam," kata Bupati Halim saat hadir di SMP Negeri 1 Bantul, Senin.

Namun, lanjut Halim, rencana pengadaan bantuan bahan seragam yang mencakup seluruh setelan seragam tersebut tidak dapat dilaksanakan karena adanya efisiensi anggaran.

"Setelah dihitung kebutuhan seluruh seragam, ndilalah (kebetulan) kok ya ada efisiensi, ada pemotongan Transfer Ke Daerah (TKD), akhirnya nggak kuat kita," ujarnya.

Oleh karena itu Pemkab Bantul pada tahun ini hanya dapat memberikan bantuan berupa bahan setelan seragam hari Senin dan Selasa yang ditujukan untuk jenjang SD dan SMP.

"Tapi saya minta kepada dinas, ini tidak hanya untuk SD-SMP, tapi madrasah juga harus mendapatkan bagian. Makanya, saya juga titip kepada Kemenag, fasilitas dan kerja samanya," kata Bupati Halim.

Dalam kesempatan tersebut ia juga meminta maaf karena distribusi bantuan seragam sekolah mengalami keterlambatan dari rencana awal yang dapat didistribusikan sebelum siswa masuk sekolah.

"Karena ini pengalaman pertama kita dan dinas belum pernah melakukan pengadaan barang kain seragam seperti ini," ujarnya.

Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi pembelajaran agar pada tahun-tahun berikutnya proses distribusi bahan seragam sekolah dapat dilakukan lebih awal.

"Sehingga saat PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru), saat anak-anak kita masuk untuk pertama kalinya, terutama yang kelas satu SD, SMP, MI, MTs, itu bisa dibagikan secara lebih awal gitu," ujarnya.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bantul Titik Sunarti Widyaningsih menambahkan program pengadaan bahan seragam tersebut bersumber dari APBD Kabupaten Bantul tahun anggaran 2026.

"Untuk jenjang SD, kain seragam diperuntukkan bagi murid kelas 1 SD, baik negeri, swasta, dan madrasah ibtidaiyah, baik negeri maupun swasta, sebanyak 12.333 murid dan pagu anggaran sekitar Rp2,1 miliar," katanya.

Sedangkan untuk jenjang SMP dan MTs, lanjutnya, sebanyak 13.165 murid kelas VII mendapatkan bantuan bahan seragam sekolah dengan pagu anggaran sekitar Rp2,3 miliar.

"Sumber data jumlah murid penerima kami susun berdasarkan hasil SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) tahun 2026 pada masing-masing satuan pendidikan dan madrasah," ujarnya.

Menurutnya, program tersebut ditujukan untuk mendukung layanan pendidikan, khususnya meringankan beban orang tua atau wali murid dalam memenuhi kebutuhan perlengkapan sekolah.

"Harapannya bisa memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan layanan pendidikan yang berkualitas, berkeadilan, dan berpihak kepada murid," katanya.

Pewarta : Agung Dwi Prakoso
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026