Koba, Babel (ANTARA) - Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melibatkan 8.123 pelajar dari 32 SMP negeri dan swasta dalam pelaksanaan program kesiswaan eco green school untuk membangun kebiasaan peduli lingkungan di sekolah dan keluarga.
Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Bangka Tengah Atika Anggraini di Koba, Kamis, mengatakan program tersebut berfokus pada empat perilaku utama, yakni penghematan energi, pengelolaan sampah, penghematan air, dan pengurangan polusi udara.
"Program ini melibatkan skala partisipasi yang masif, yakni diikuti oleh total 8.123 siswa dari 32 SMP negeri dan swasta di Kabupaten Bangka Tengah," kata Atika saat sosialisasi di SMP Negeri 1 Koba.
Ia mengatakan program tersebut juga dirancang untuk mendorong keterlibatan aktif siswa melalui pemilihan duta siswa lingkungan dan lomba kreasi menjaga kebersihan sekolah.
Sebanyak 32 siswa mengikuti kompetisi pemilihan duta siswa lingkungan, sedangkan 320 siswa berpartisipasi dalam lomba kreasi menjaga kebersihan sekolah.
Ketua TP-PKK Bangka Tengah sekaligus Pembina Gerakan Peduli Lingkungan dan Bunda Literasi Bangka Tengah Eva Algafry mengatakan edukasi lingkungan di sekolah diharapkan tidak berhenti pada lingkungan sekolah, tetapi diterapkan juga di rumah dan lingkungan tempat tinggal.
"Melalui anak-anak didik kita, informasi yang mereka terima hari ini dapat disampaikan dan diterapkan di rumah, lingkungan tempat tinggal serta keluarga," katanya.
Menurut dia, pelibatan siswa dalam gerakan peduli lingkungan juga diharapkan melahirkan duta-duta lingkungan yang dapat menularkan kebiasaan baik kepada masyarakat.
Program eco green school merupakan upaya Dinas Pendidikan Bangka Tengah merespons rendahnya literasi kepedulian terhadap lingkungan dan kebersihan dengan membangun kebiasaan ramah lingkungan sejak di sekolah.
Kepala SMP Negeri 1 Koba Hana Meilani berharap program tersebut dilaksanakan secara berkelanjutan sehingga budaya peduli lingkungan menjadi kebiasaan seluruh warga sekolah.
"Kami sangat berharap program eco green school dapat berlanjut secara berkesinambungan agar budaya peduli lingkungan benar-benar mendarah daging bagi guru, siswa maupun seluruh warga sekolah," ujarnya.
Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.