Pemkab Badung investasi ekologis kawasan wisata Canggu jaga daya dukung lingkungan - ANTARA News Bali

calendar_today 05.09.2026 - person  - timer ~

Badung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Badung melakukan  investasi ekologis melalui penanaman pohon di sepanjang koridor Jalan Batu Mejan, kawasan wisata Canggu demi menjaga daya dukung lingkungan.

“Aksi nyata ini membidik penambahan ruang terbuka hijau (RTH) guna mengembalikan fungsi ekologis kawasan pariwisata yang kian padat,” ujar Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, Jumat.

Ia menjelaskan pertumbuhan ekonomi dari sektor pariwisata tidak boleh mengorbankan ketahanan lingkungan dengan rencana pembangunan kawasan strategis yang wajib meletakkan prinsip keberlanjutan sebagai fondasi utama.

Menurut dia penanaman pohon itu tidak hanya diproyeksikan untuk mempercantik estetika koridor jalan utama, tetapi juga menjadi benteng alami untuk meredam polusi udara serta menciptakan kawasan yang asri dan sejuk.

“Pembangunan dan penataan kawasan harus berjalan selaras dengan prinsip berwawasan lingkungan. Penanaman pohon tidak hanya untuk estetika visual, tetapi juga bentuk investasi jangka panjang agar kawasan ini tetap nyaman, sejuk, dan lestari," jelas dia.

Bupati Adi Arnawa mengungkapkan melalui integrasi yang seimbang antara pembangunan fisik dan konservasi vegetasi, kawasan Canggu diharapkan bertumbuh menjadi destinasi wisata kelas dunia tanpa harus kehilangan identitas keteduhan alamnya. 

Selain menjaga kelestarian ekologis, pihaknya juga terus melakukan pembenahan polusi visual yang selama ini mengganggu lanskap alam.

“Kami segera menata jaringan utilitas yang semrawut di sepanjang kawasan ini. Penataan kawasan strategis seperti Canggu tidak hanya berfokus pada keandalan infrastruktur fisik, tetapi juga wajib menyatu dengan prinsip penghijauan,” pungkas dia.
 

Pewarta: Fikri Yusuf
Editor : Ardi Irawan

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.