Lubukbasung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat bersama Perum Bulog Cabang Bukittinggi melakukan pengecekan atau pemeriksaan kualitas dan kuantitas beras bantuan pangan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Gudang Bulog Sago, Kecamatan Lubuk Basung.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam Rosva Deswira di Lubuk Basung, Jumat, mengatakan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan beras yang akan disalurkan kepada Penerima Bantuan Pangan (PBP) memenuhi standar mutu, jumlah dan alokasi yang telah ditetapkan.
"Kita melakukan pemeriksaan dengan Perum Bulog Cabang Bukittinggi," katanya.
Ia mengatakan sejumlah parameter menjadi perhatian dalam pemeriksaan, antara lain, warna, aroma, kadar air, kebersihan serta kemungkinan adanya benda asing atau hama.
Tim juga mengambil sampel secara acak dari sejumlah karung untuk memastikan kondisi beras sesuai dengan standar yang dipersyaratkan.
"Hasil pemeriksaan menunjukkan kualitas beras secara umum dalam kondisi baik," katanya.
Ia menambahkan beras tidak berbau apek, memiliki kadar air normal, serta bersih dari hama dan benda asing.
Dari sisi kuantitas, berat beras juga sesuai ketentuan, yakni, 10 kilogram per karung.
Bantuan pangan tersebut merupakan alokasi untuk periode tiga bulan pada Juli, Agustus, dan September 2026.
Setiap PBP akan menerima tiga karung beras dengan berat masing-masing 10 kilogram, sehingga total bantuan yang diterima mencapai 30 kilogram per penerima.
Selanjutnya Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Agam terus berkoordinasi dengan Perum Bulog terkait jadwal distribusi.
Koordinasi ini dilakukan agar penyaluran bantuan dapat berlangsung tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran.
Program bantuan pangan beras dari Bapanas merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan, sehingga diharapkan dapat turut memperkuat ketahanan pangan di daerah.