Pemdes Brundung apresiasi bantuan 10.000 mangrove untuk revitalisasi pesisir

calendar_today 24.07.2026 - person  - timer ~

Pemdes Brundung apresiasi bantuan 10.000 mangrove untuk revitalisasi pesisir

Jumat, 24 Juli 2026 13:41 WIB

Image Print

Pemdes Brundung Apresiasi Bantuan 10.000 Mangrove MPW PP Lampung untuk Revitalisasi Pesisir (ANTARA/Emir F. Saputra)

Ini merupakan langkah nyata dari ormas yang bisa hadir langsung di tengah-tengah masyarakat

Bandar Lampung (ANTARA) - Pemerintah Desa Brundung, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, mengapresiasi aksi nyata Pemuda Pancasila (PP) yang menyalurkan bantuan 10.000 bibit mangrove guna merivitalisasi ekosistem pesisir seluas 450 hektare yang mengalami kerusakan dan ancaman abrasi.

Kepala Desa Brundung, Sultan, menyatakan bantuan puluhan ribu bibit bakau yang diserahkan langsung oleh Ketua MPW PP Lampung Rycko Menoza tersebut menjadi wujud nyata kehadiran organisasi masyarakat (ormas) di tengah-tengah kebutuhan warga pesisir.

"Ini merupakan langkah nyata dari ormas yang bisa hadir langsung di tengah-tengah masyarakat. Bantuan ini sangat krusial karena kawasan mangrove di Desa Brundung seluas 450 hektare saat ini kondisinya sudah banyak yang mati dan rusak," kata Sultan di Lampung Selatan.

Penyerahan bantuan bibit pohon mangrove tersebut melibatkan berbagai elemen masyarakat lokal, meliputi jajaran pemerintah desa, warga pesisir, kelompok sadar wisata (Pokdarwis), hingga mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang sedang bertugas di kawasan tersebut.

Sultan menjelaskan, pemulihan kawasan mangrove ini tidak hanya berfungsi teknis untuk menangkal abrasi dan menahan gelombang laut bagi warga yang bermukim di tepi pantai, tetapi juga memulihkan ekosistem tempat berkembang biaknya biota dan hewan laut.

"Harapan kami kegiatan pemulihan lingkungan ini dapat berjalan berkelanjutan, sehingga mampu menghidupkan kembali potensi Desa Brundung menjadi destinasi desa wisata mangrove unggulan di Kabupaten Lampung Selatan," ujar Sultan.

Sementara itu, Ketua MPW PP Lampung Rycko Menoza menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan pelestarian lingkungan di wilayah Lampung. Menurutnya, investasi ekologi seperti penanaman bakau membutuhkan waktu untuk dirasakan manfaat besarnya.

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan lingkungan seperti ini. Dampaknya memang tidak langsung terasa hari ini, tetapi akan menjadi benteng pelindung dan sumber daya yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dalam 5 hingga 10 tahun mendatang," kata Rycko.

Pewarta : Emir Fajar Saputra
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.