PELTI Kediri gelar pemusatan latihan hadapi Porprov Jatim 2027 - ANTARA News Jawa Timur

calendar_today 23.08.2026 - person  - timer ~

Kediri (ANTARA) - Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Kota Kediri melakukan pemusatan latihan kota (puslatkot) untuk 16 atlet sebagai bagian dari upaya regenerasi dan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027.

Ketua PELTI Kota Kediri Agusdjin Farid mengatakan para atlet tersebut berada pada rentang usia 14 hingga 18 tahun yang dipersiapkan secara berjenjang untuk menghadapi berbagai kejuaraan.

"Kami siapkan untuk berjenjang. Porprov rata-rata usia 20 tahun ke atas, sehingga kita juga menyiapkan atlet usia 14 tahun sebagai pelapis-pelapis," katanya di Kediri, Jawa Timur, Minggu.

Ia menjelaskan pembinaan atlet junior dilakukan melalui klub-klub tenis yang ada di Kota Kediri, dan setelah para atlet tersebut dinilai memiliki potensi, maka akan diikutkan program pembinaan yang lebih terarah.

Menurut dia, PELTI Kota Kediri juga memiliki program latihan puslatkot yang digelar tiga kali dalam sepekan dan menjadi salah satu upaya menjaga kesinambungan pembinaan atlet junior.

"Kami serahkan pembinaan awal kepada klub masing-masing. Setelah terjaring, baru kita kumpulkan untuk dibina bersama," ujarnya.

Ia menyebutkan terdapat hampir 40 klub tenis yang terdaftar di wilayah tersebut dengan tingkat keaktifan yang berbeda. 

Ia menambahkan, pada ajang Porprov Jawa Timur terakhir, tenis Kota Kediri meraih dua medali perak dan satu medali emas. PELTI berharap pencapaian tersebut dapat ditingkatkan pada ajang berikutnya.

"Harapannya tentu lebih baik lagi karena kompetitornya juga semakin mempersiapkan diri. Kami harus mencari atlet junior lagi karena atlet yang kemarin memperkuat Kota Kediri sudah melewati batas usia," katanya.

Dalam kesempatan itu, PELTI Kota Kediri juga menyampaikan rencana untuk menggelar program turnamen untuk kelompok junior, yang diharapkan menjadi ajang untuk menjaring atlet berprestasi di wilayah setempat.

Pewarta: Asmaul Chusna
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.