PELTI Kalbar dorong penguatan pembinaan atlet usia dini diSambas - ANTARA News Kalimantan Barat

calendar_today 14.10.2026 - person  - timer ~

Bengkayang (ANTARA) - Persatuan Lawn Tenis Indonesia (PELTI) Kalimantan Barat mendorong penguatan pembinaan atlet tenis lapangan sejak usia dini serta peningkatan sarana dan prasarana latihan untuk mendukung peningkatan prestasi atlet menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalbar 2026. 

Ketua Umum PELTI Kalbar Erlina Ria Norsan mengatakan, pembinaan atlet harus dilakukan secara teratur dan terukur, dengan dukungan fasilitas latihan yang memadai agar potensi atlet muda dapat berkembang secara optimal. 

“Sebagai Ketua Umum PELTI Kalbar, saya ingin program kerja PELTI dapat berjalan dengan baik, berfokus pada pembinaan atlet yang teratur dan terukur, terutama untuk usia dini. Tentunya, ini harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai,” kata Erlina saat kegiatan silaturahmi dan pembinaan organisasi PELTI kabupaten/kota di Lapangan Tenis PELTI Kabupaten Sambas, Rabu. 

Ia menilai, ketersediaan lapangan yang layak menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses latihan sekaligus menumbuhkan minat masyarakat terhadap olahraga tenis lapangan.

Karena itu, Erlina mendorong Pemerintah Kabupaten Sambas memberikan dukungan terhadap peningkatan fasilitas Lapangan Tenis PELTI Sambas agar kegiatan latihan dan pembinaan atlet dapat berlangsung lebih optimal.

“Dengan program pembinaan yang serius dan tempat latihan yang memadai, bibit-bibit muda tenis lapangan dapat bertambah dan ke depannya mampu meningkatkan gairah tenis lapangan di Kabupaten Sambas,” ujarnya.

Penguatan pembinaan tersebut juga menjadi bagian dari persiapan menghadapi Porprov Kalbar yang dijadwalkan berlangsung pada 15–20 November 2026. PELTI Kalbar berharap daerah dapat mempersiapkan atlet melalui program latihan dan kompetisi yang berkelanjutan, bukan hanya menjelang pelaksanaan kejuaraan.

Sejak dilantik pada 8 November 2025, lanjutnya , kepengurusan PELTI Kalbar telah menjalankan sejumlah program, di antaranya Kejuaraan PELTI Cup I dan II, pelatihan bagi pelatih tenis, serta pelatihan pelatih bersertifikat internasional dari International Tennis Federation (ITF).

PELTI Kalbar juga menjalin kerja sama dengan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tanjungpura melalui nota kesepahaman (MoU) untuk mendukung pelaksanaan tridharma perguruan tinggi di bidang pendidikan jasmani dan olahraga.

“MoU ini dalam upaya peningkatan sumber daya manusia mahasiswa dan peningkatan prestasi cabang olahraga tenis lapangan,” katanya.

Untuk memperluas jam terbang atlet, PELTI Kalbar merencanakan pengiriman atlet kelompok umur mengikuti dua turnamen nasional yang diakui PELTI pada awal November 2026, termasuk Liga Tenis PP PELTI. Selanjutnya, pada Desember 2026, PELTI Kalbar juga merencanakan penyelenggaraan Pertandingan Tenis Piala Gubernur sebagai turnamen yang diakui PELTI sekaligus ajang pemantauan atlet untuk persiapan Pra-PON.

Erlina juga meminta klub dan komunitas tenis di kabupaten/kota yang menyelenggarakan turnamen agar berkoordinasi dengan pengurus PELTI setempat dan memperoleh rekomendasi penyelenggaraan. Setiap turnamen, menurut dia, perlu menyediakan kategori kelompok umur 10, 14, 16, dan 18 tahun sebagai bagian dari pembinaan atlet secara berjenjang.

“Hadirkan kompetisi yang bermakna agar dapat dilakukan pembinaan yang terukur. Sehingga apabila ada event tingkat provinsi, atlet yang dikirim adalah atlet yang berasal dari pembinaan di daerah masing-masing,” ujarnya.

Ia berharap dukungan pemerintah daerah terhadap pembinaan olahraga dan penyediaan fasilitas latihan terus ditingkatkan, sehingga pengembangan prestasi tidak hanya terpusat pada tenis lapangan, tetapi juga menjangkau cabang olahraga lainnya.

Pewarta: Narwati
Uploader : Admin Antarakalbar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.