Kudus (ANTARA) - Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Muhammad Fadil Imran menilai ekosistem olahraga yang dikelola dengan baik tidak hanya mampu melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah penyelenggara.
"Penyelenggaraan berbagai ajang bulu tangkis, mulai dari tingkat lokal hingga internasional, dapat memberikan dampak positif bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga pariwisata daerah," ujarnya saat dimintai tanggapan mengenai penyelenggaraan berbagai even olahraga di Kabupaten Kudus yang disponsori Djarum Foundation di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Minggu.
Menurut dia keuntungan bukan hanya untuk klub PB Djarum, tetapi juga bagi Pemerintah Kabupaten Kudus sekaligus Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Ia menjelaskan kehadiran atlet, pelatih, ofisial, dan pendamping dari berbagai daerah akan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat selama berlangsungnya kompetisi.
Para peserta membutuhkan penginapan, makanan, dan transportasi. Selain itu, penyelenggaraan turnamen juga berpeluang memperkenalkan objek wisata serta budaya lokal kepada para pengunjung.
Dengan demikian, olahraga dapat menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah apabila didukung pengelolaan yang terencana dan melibatkan berbagai sektor.
Baca juga: Sembilan atlet dari berbagai daerah raih Beasiswa Bulutangkis 2026
"Ekosistem olahraga yang sudah dikelola dengan baik nantinya juga akan mendatangkan keuntungan, bukan hanya dari segi prestasi, tetapi juga pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal, khususnya di Kabupaten Kudus. Perlu kita dukung bersama," ujarnya.
Fadil juga menyoroti pentingnya memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga bulu tangkis melalui program pengenalan sejak usia dini. Salah satunya melalui Festival SenengMinton yang diselenggarakan PBSI Kabupaten Kudus bekerja sama dengan Djarum Foundation.
Menurut dia pengenalan olahraga sejak anak-anak duduk di bangku sekolah dasar menjadi langkah awal untuk menumbuhkan kecintaan terhadap bulu tangkis. Dari ketertarikan tersebut, anak-anak diharapkan terdorong untuk bermain secara rutin hingga berpeluang menekuni olahraga itu sebagai atlet.
"Mulai dari usia dini, dalam proses perkembangan seperti sekarang, mungkin umur SD. Setelah mengetahui, mereka akan mencintai. Setelah mencintai, mereka ingin bermain sebagai atlet. Tentu ini menjadi suatu ekosistem yang harus terus kita dukung dan kembangkan," ujarnya.
Ia mengapresiasi PB Djarum yang mengembangkan Festival SenengMinton tidak hanya di Kudus, tetapi juga memperluas pelaksanaannya ke empat kota lainnya di Jawa Tengah.
Fadil berharap pemerintah provinsi dan klub-klub bulu tangkis di daerah lain turut mengembangkan program serupa agar semakin banyak masyarakat mengenal dan mencintai olahraga tersebut.
Baca juga: Djarum Foundation perluas dukungan ke cabang berprestasi dunia
Menurut dia perluasan kegiatan pengenalan bulu tangkis dapat memperkuat basis pembinaan sekaligus menciptakan ekosistem olahraga yang berkelanjutan, mulai dari tingkat masyarakat hingga kompetisi prestasi.
Pada kesempatan itu, Fadil juga menyambut positif rencana penyelenggaraan turnamen Indonesia Masters Super 100 di Stadion Kaliputu, Kabupaten Kudus.
Ia menilai penyelenggaraan turnamen berskala nasional dan internasional di Kudus berpotensi membuka peluang bagi daerah tersebut untuk menjadi tuan rumah kompetisi bulu tangkis dengan level lebih tinggi.
Bahkan, tidak menutup kemungkinan Kudus dapat menjadi lokasi penyelenggaraan turnamen lain dalam kalender kompetisi Badminton Asia, seperti International Challenge, apabila didukung kesiapan penyelenggaraan dan fasilitas yang memadai.
"Apalagi Kudus ini sudah menjadi salah satu rumah bulu tangkis di Indonesia," katanya.
Menurut Fadil perpaduan antara pembinaan atlet, penyelenggaraan kompetisi, dukungan pemerintah, dan keterlibatan masyarakat menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Kudus sebagai salah satu pusat perkembangan bulu tangkis nasional sekaligus mendorong manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.
Baca juga: PBSI perluas Festival SenengMinton ke lima kota untuk regenerasi
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.