PBB Sebut Iran-AS Harus Konstruktif untuk Mencari Resolusi Damai Komprehensif

calendar_today 10.07.2026 - person  - timer ~

Bagikan:

JAKARTA - Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Hari Jumat mendesak Iran, Amerika Serikat dan pihak-pihak lain untuk terlibat secara konstruktif dan dengan "itikad baik" untuk mencapai resolusi permanen atas isu nuklir Iran, dengan mengatakan bahwa negosiasi berkelanjutan tetap penting untuk keamanan regional dan internasional.

Dalam pidatonya di Dewan Keamanan PBB, Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Politik dan Perdamaian, Rosemary DiCarlo, menyampaikan pesan dari Sekretaris Jenderal Antonio Guterres, menekankan diplomasi tetap menjadi satu-satunya jalan yang layak ke depan meskipun terdapat perbedaan yang terus-menerus mengenai program nuklir Teheran.

"Sekretaris Jenderal menyerukan kepada semua pihak untuk terlibat secara konstruktif dan dengan itikad baik untuk mencapai resolusi yang damai, komprehensif, dan tahan lama atas isu nuklir Iran, sesuai dengan tujuan Resolusi 2231 dan tujuan yang lebih luas untuk memperkuat perdamaian dan keamanan internasional," kata DiCarlo, melansir Anadolu (10/7).

Ia menambahkan, "kerangka kerja untuk negosiasi lebih lanjut tetap merupakan langkah penting menuju penyelesaian damai isu nuklir Iran."

Meskipun masih terdapat perbedaan signifikan mengenai implementasi Resolusi Dewan Keamanan PBB 2231, yang mendukung Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) tahun 2015, yang juga dikenal sebagai kesepakatan nuklir Iran, semua pihak telah menegaskan kembali pentingnya mengejar solusi diplomatik dan menyatakan kesediaan untuk melanjutkan keterlibatan, kata DiCarlo.

BACA JUGA:


Ia menunjuk pada Nota Kesepahaman Islamabad tanggal 17 Juni antara AS dan Iran sebagai bukti upaya diplomatik yang berkelanjutan.

Nota kesepahaman tersebut mencakup kesepakatan untuk menyelesaikan pembuangan persediaan material nuklir yang diperkaya Iran, melakukan pencampuran ulang material yang diperkaya di lokasi di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA), dan melanjutkan diskusi tentang pengayaan uranium dan isu-isu lain yang terkait dengan kebutuhan nuklir sipil Iran.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+