Papua Tengah pastikan warga tanpa BPJS tetap dapat layanan kesehatan - ANTARA News Papua Tengah

calendar_today 21.07.2026 - person  - timer ~

Nabire (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Tengah memastikan masyarakat yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan tetap dapat mengakses layanan kesehatan melalui skema Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Papua Tengah dr Agus di Nabire, Selasa, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memastikan layanan kesehatan tetap dapat diakses masyarakat, termasuk warga yang belum memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Bagi masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan tetap dapat memperoleh layanan kesehatan dengan menggunakan Kartu Keluarga (KK) melalui skema Jamkesda apabila kuota kepesertaan BPJS belum tersedia,” katanya.

Pihaknya menyiapkan Jamkesda untuk memberikan perlindungan terhadap 50.000 warga guna memastikan seluruh masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan.

Ia menjelaskan warga yang dibiayai melalui Jamkesda provinsi harus dipastikan bukan merupakan peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) dari pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten.

Adapun alur pembiayaan dilakukan secara bertahap, yakni warga yang tidak menjadi peserta PBI dari pemerintah pusat dapat didanai terlebih dahulu melalui Jamkesda pemerintah kabupaten (pemkab).

Ia mengatakan Pemprov Papua Tengah menyiapkan dukungan pembiayaan untuk sejumlah layanan kesehatan komplementer yang tidak ditanggung BPJS Kesehatan.

Menurut dia, jaminan akses layanan kesehatan tersebut sejalan dengan program prioritas Gubernur Papua Tengah “Ko Harus Sehat” yang mengedepankan upaya promotif dan preventif.

Ia menjelaskan upaya promotif dan preventif dilakukan melalui skrining kesehatan, imunisasi, edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

“Yang paling penting adalah mencegah. Mari manfaatkan pemeriksaan kesehatan untuk deteksi dini penyakit,” katanya.

Sebagai bagian dari pelaksanaan program tersebut, Dinkes Papua Tengah menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat di kawasan Bandara Lama Nabire pada 21-22 Juli 2026, sekaligus memeriahkan HUT ke-4 Provinsi Papua Tengah.

Masyarakat dapat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan umum, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, serta pemeriksaan malaria sesuai indikasi medis.

Sekretaris Dinkes P2KB  Papua Tengah Obeth Tekege mengatakan pelayanan tersebut menjadi upaya mendekatkan akses pemeriksaan kesehatan kepada masyarakat sekaligus mendorong kesadaran melakukan deteksi dini.

“Jangan menunggu sakit baru datang ke fasilitas kesehatan,” katanya.

Pelayanan kesehatan gratis tersebut merupakan kolaborasi pihaknya dengan Pemkab Nabire dengan melibatkan empat puskesmas, yakni Puskesmas Kalibobo, Kota Lama, Karang Mulia, dan Karang Tumaritis.

Masing-masing puskesmas mengerahkan dokter, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya, untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Pihaknya juga menyiagakan satu ambulans untuk memberikan respons terhadap kondisi medis darurat serta mendukung rujukan apabila pasien membutuhkan penanganan lanjutan.

Pemprov Papua Tengah berharap Program Ko Harus Sehat dapat mendorong masyarakat melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin, sehingga penyakit dapat diketahui dan ditangani lebih awal.

Pewarta: Ali Nur Ichsan
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.