Papua Pegunungan jajaki kerja sama perdagangan dengan PT Freeport - ANTARA News Papua Tengah

calendar_today 17.08.2026 - person  - timer ~

Wamena, Papua Pegunungan (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan, melalui Dinas Perindustrian dan dan Perdagangan (Perindag), menjajaki kerja sama perdagangan dengan PT Freeport Indonesia atau PTFI.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disperindag Papua Pegunungan Melianus Kambu, dalam keterangan tertulis yang diterima di Wamena, Papua Tengah, Minggu, mengatakan ke depan ada rencana kerja sama perdagangan antara Pemprov Papua Pegunungan dan PTFI di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

"Kami bersama Biro Perekonomian Setda Papua Pegunungan sedang melakukan upaya negosiasi dengan PTFI supaya kerja sama perdagangan dapat berjalan ke depannya," katanya.

Menurut Melianus, kerja sama perdagangan yang nanti diusulkan adalah pengiriman buah-buahan dan sayuran segar dari Papua Pegunungan ke PTFI.

"Kerja sama yang kami dorong adalah PTFI bisa menerima buah-buahan serta berbagai sayuran segar dari Papua Pegunungan yang nantinya dikirim menggunakan transportasi udara," ujarnya.

Dia berharap kerja sama dengan PTFI dapat berjalan, sehingga mendorong pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat khususnya kelompok tani di delapan kabupaten Papua Pegunungan.

"Otomatis hasil pertanian petani di delapan kabupaten dapat terserap dengan baik kalau kerja sama perdagangan dengan PTFI dapat berjalan. Mereka dapat membawa hasil pertaniannya ke Koperasi Provinsi Papua Pegunungan untuk ditampung kemudian dikirim ke PTFI di Mimika," katanya.

Dia menambahkan kerja sama perdagangan yang sudah berjalan di antaranya dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Biak Numfor, Papua, dan Pemkab Merauke, Papua Selatan.

"Konsep kerja sama antara dua daerah di Tanah Papua itu adalah barter hasil bumi. Kami mengirim sayuran dan buah-buahan segar dari Papua Pegunungan dalam jumlah tertentu, dan dibarter dengan ikan laut dari Biak Numfor dan beras dari Merauke," ujarnya.

Pewarta: Yudhi Efendi
Editor : Evarianus Supar

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.