Kamis, 1 Oktober 2026 13:07 WIB
Pangdam XXII Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin, pada saat memberikan arahan kepada jajarannya, di Makodam XXII Tambun Bungai, Kamis (1/10). ANTARA/HO-Kodam XXII TB.
Palangka Raya (ANTARA) - Panglima Kodam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin meminta jajaran memperkuat kinerja sekaligus menyiapkan kebutuhan organisasi untuk menghadapi tugas pada 2027.
“Seluruh staf dan badan pelaksana Kodam harus melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing secara optimal, responsif dan penuh rasa tanggung jawab. Setiap bagian harus menjadi motor penggerak organisasi,” katanya, Kamis.
Pangdam juga meminta jajaran mulai menyusun rencana penambahan struktur organisasi Kodam XXII/TB yang akan diterapkan pada 2027. Persiapan tersebut mencakup kebutuhan personel hingga dukungan materiel dan sarana prasarana.
Menurut dia, penambahan struktur perlu disiapkan berdasarkan kajian yang matang agar sesuai dengan kebutuhan organisasi dalam menjalankan tugas pertahanan di wilayah Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.
Dalam pembinaan personel, Pangdam meminta sosialisasi rekrutmen TNI AD terus ditingkatkan di tengah masyarakat, khususnya kepada generasi muda.
Seluruh prajurit juga diminta mengambil peran dalam mengenalkan rekrutmen TNI AD serta menjadi teladan bagi masyarakat sehingga dapat menarik minat putra-putri terbaik untuk mengabdi melalui TNI AD.
“Setiap prajurit harus menjadi duta dan teladan untuk menarik minat putra-putri terbaik bangsa agar bergabung bersama TNI AD,” ujarnya.
Selain pembinaan organisasi dan personel, Pangdam menekankan penanganan kebakaran hutan dan lahan tetap menjadi tugas yang harus dilakukan secara maksimal.
Upaya tersebut diminta dilakukan dengan memperkuat sinergi bersama Satgas Terpadu TNI-Polri, pemerintah daerah dan masyarakat melalui pencegahan, deteksi dini serta penanganan secara cepat.
Pewarta : Rajib Rizali
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.