Kamis, 3 September 2026 19:38 WIB
Penandatanganan Pakta Integritas Kampus Aman dari Kekerasan. ANTARA/HO-UMS
Solo (ANTARA) - Mempertegas keamanan dan kenyamanan Masa Ta’aruf (Masta) Penyambutan Mahasiswa Baru (PMB) 2026, Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ melakukan penandatangan Pakta Integritas Kampus Aman dari Kekerasan pada Grand Opening Masta UMS 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Edutorium K.H. Ahmad Dahlan UMS, Solo, Jawa Tengah, Kamis.
Penandatangan tersebut menjadi bentuk komitmen UMS untuk memberikan layanan keamanan dan kenyamanan bagi para mahasiswa baru yang akan menempuh pendidikan selama empat tahun ke depan.
Ketua Panitia Masta UMS 2026 Dr. Ir. Nur Aklis, S.T.,M.Eng.,IPM., menjelaskan penandatanganan pakta integritas menjadi simbol keamanan di lingkungan UMS, terkhusus dalam pelaksanaan Masta UMS 2026.
“Penyambutan mahasiswa baru di UMS dilaksanakan dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, pendidikan, penghormatan terhadap martabat mahasiswa, serta lingkungan akademik yang aman dan bebas dari kekerasan,” jelasnya.
Menurutnya, Masta menjadi gerbang awal mahasiswa mengenal kampus, sehingga menjadi tugas penting bagi UMS untuk memberikan pengalaman dan kesan baik bagi para mahasiswa baru.
“Penyambutan mahasiswa baru harus menjadi pintu masuk yang memberikan pengalaman positif,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan dalam proses pembelajaran di UMS tidak ada kekerasan fisik maupun verbal. Menurutnya, UMS ingin menjadikan dirinya sebagai pusat kawah candradimuka akademisi-akademisi berkarakter yang dapat memberi kontribusi nyata di tengah masyarakat.
“Tidak ada tempat bagi kekerasan dalam proses pendidikan, yang ingin kita tumbuhkan adalah semangat, keberanian untuk belajar, berprestasi, berorganisasi, dan memberikan kontribusi,” tegasnya.
Dalam penandatanganan Pakta Integritas Kampus Aman dari Kekerasan tersebut ditandatangani oleh Rektor UMS, Ketua Panitia Masta UMS 2026, dan perwakilan mahasiswa baru UMS. Terdapat enam poin kesepakatan yang harus diperhatikan oleh seluruh elemen yang ada di UMS selama rangkaian penyelenggaraan Masta UMS 2026, di antaranya sebagai berikut:
1. Menciptakan Masta yang aman, ramah, inklusif, dan bermartabat dengan menghormati hak, keberagaman, kondisi, kemampuan, serta kebutuhan setiap mahasiswa.
2. Menolak segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, termasuk perundungan, intimidasi, pelecehan, pemaksaan, perpeloncoan, penghinaan, serta penyalahgunaan senioritas dan relasi kuasa.
3. Memperlakukan setiap mahasiswa secara setara dan manusiawi tanpa membedakan latar belakang, kondisi sosial, budaya, agama, gender, kemampuan, kondisi disabilitas, maupun perbedaan lainnya.
4. Memastikan setiap mahasiswa dapat berpartisipasi secara aman dan setara dalam seluruh rangkaian Masta serta memperoleh dukungan dan penyesuaian sesuai kebutuhannya.
5. Menjamin ruang yang aman untuk bersuara, menyampaikan keberatan, meminta bantuan, dan melaporkan dugaan pelanggaran tanpa ancaman, tekanan, stigma, diskriminasi, maupun pembalasan.
6. Memberikan perlindungan dan menindaklanjuti setiap pelanggaran secara bertanggung jawab dengan mengedepankan kepentingan korban, kerahasiaan, keadilan, profesionalitas, serta ketentuan yang berlaku.
Lebih lanjut, UMS juga memberikan layanan pencegahan, penanganan, dan pendampingan segala bentuk kekerasan yang ada, melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Perguruan Tinggi (Satgas PPKPT) UMS akan memberikan segala bentuk kontribusinya demi mencegah kekerasan di lingkungan UMS.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Immanuel Citra Senjaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.