OMC dilakukan urai abu vulkanik Krakatau dan turunkan hujan

calendar_today 09.09.2026 - person  - timer ~

OMC dilakukan urai abu vulkanik Krakatau dan turunkan hujan

Rabu, 9 September 2026 18:27 WIB

Image Print

Gunung Anak Krakatau mengeluarkan asap terlihat dari perairan Selat Sunda di Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (9/9/2026). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyatakan Gunung Anak Krakatau kembali mengalami erupsi pada Rabu (9/9) pukul 00.47 WIB dengan durasi 28 detik yang terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 51 milimeter. ANTARA FOTO/Putra M. Akbar/YU

Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung menyatakan bahwa telah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang dilakukan untuk mengurai abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) serta menurunkan hujan di wilayahnya.

"Pemerintah Provinsi Lampung melalui BPBD Provinsi Lampung bekerja sama dengan BNPB, sebagai upaya mengurangi dampak dari paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, sejak kemarin telah melakukan kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca," ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung Aswarodi di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan telah dilakukan upaya intervensi untuk mengurai abu vulkanik di udara melalui Operasi Modifikasi Cuaca dengan sasaran Jawa Barat, Lampung dan sekitarnya.

"Namun karena kemarin masih belum ditemukan bibit awan, akhirnya pagi ini dilakukan lagi penerbangan kedua pada pukul 10.00 WIB. Dengan sasaran Jawa Barat dan Lampung bagian Selatan, karena sasaran tujuan penerbangan ini adalah mencari area yang memiliki intensitas abu vulkanik yang banyak. Tetapi kalau abu vulkaniknya terlalu tinggi, ini juga dihindari oleh pesawat karena berbahaya bagi mesin pesawat," katanya.

Dia menjelaskan dalam pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca pada pukul 10.00 WIB dalam upaya mengurai abu, telah disemprotkan bahan semai berupa surfaktan disertai air yang bertujuan untuk mengurai abu vulkanik.

"Ini bukan untuk menurunkan hujan, tetapi untuk mengurai abu vulkanik. Sedangkan Operasi Modifikasi Cuaca pada pukul 15.00 WIB dilakukan untuk menurunkan hujan," ucap dia.

Menurut dia, untuk pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca kedua pada pukul 15.00 WIB yang bertujuan untuk menurunkan hujan memiliki sasaran penerbangan menyebarkan garam di Kabupaten Lampung Timur dan Lampung Selatan.

"Memang dilakukan dua jenis penerbangan Operasi Modifikasi Cuaca yakni untuk mengurai abu dan menurunkan hujan. Dan yang menurunkan hujan ini meski sasaran di Lampung Selatan dan Lampung Timur, hujan bisa juga terjadi di daerah sekitar karena tergantung dengan awan yang terbawa angin," ucap dia.

Menurut dia, pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca akan dilakukan secara rutin, hingga abu vulkanik bisa tuntas dibersihkan.

"Kami mendorong ini dilaksanakan secara rutin sampai abu bersih, sebab media utama untuk membersihkan abu ini melalui air dengan turunnya hujan akan sangat membantu, dan surfaktan untuk mengurai abu. Dalam pelaksanaan ini kami juga tetap mempertimbangkan keselamatan penerbangan dengan menghindari lokasi yang memiliki kepekatan abu vulkanik sangat pekat," tambahnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Lampung: OMC dilakukan urai abu vulkanik dan turunkan hujan

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.