Ombudsman meminta seleksi KPAD Bali sesuai kompetensi

calendar_today 05.10.2026 - person  - timer ~

Denpasar (ANTARA) - Ombudsman RI Perwakilan Bali meminta agar proses seleksi calon anggota Komisi Perlindungan Anak Daerah (KPAD) Bali periode 2026-2031 benar-benar mengedepankan aspek kompetensi dan profesionalisme. 

“Ya, mohon nanti dewan benar-benar menyeleksi itu benar-benar berdasarkan kompetensi, kemudian keterbukaan itu juga penting,” kata Kepala Keasistenan Penerimaan dan Verifikasi Laporan Ombudsman Bali Dhuha Fatkhul Mubarok.

Ia menyampaikan hal tersebut saat memantau pelaksanaan tes tertulis seleksi KPAD Bali di Kantor Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Provinsi Bali,  di Denpasar, Senin.

Pihaknya mengingatkan agar faktor kedekatan personal tidak menjadi penentu utama dalam meloloskan peserta seleksi.

“Dekat boleh, tapi yang penting kompeten, kompetensinya harus benar-benar dijaga karena ini kan masalah anak ini, aset masa depan ini, kunci masa depan,” ucap Dhuha.

Selain itu, Ombudsman Bali meminta jalannya seleksi hingga tahap uji kelayakan dan kepatutan di DPRD Bali dikawal secara transparan dan akuntabel.

Sementara ini, ia melihat proses seleksi berjalan lancar hanya saja terdapat tata tertib yang mengalami perubahan pagi tadi.

Selanjutnya, lembaga pengawas pelayanan publik ini juga mengimbau panitia agar membuka masa sanggah seluas-luasnya guna menghindari potensi kerugian bagi para peserta.

“Jangan sampai kemudian berlarut-larut, sehingga merugikan peserta,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinsos P3A Bali Anak Agung Sagung Mas Dwipayani menyatakan bahwa keterlibatan Ombudsman merupakan wujud komitmen transparansi instansinya.

“Transparansi dan akuntabilitas, jadi kami mengundang Ombudsman atas hasil diskusi panitia seleksi, Ombudsman agar beliau memvalidasi, memverifikasi bahwa akuntabilitas dan keterbukaan informasi telah kami jalankan dalam proses seleksi ini,” tuturnya.

Baca juga: DPRD minta Pemprov NTT aktifkan layanan terpadu tangani HIV/AIDS

Proses seleksi KPAD Bali sendiri dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan dan pedoman yang telah ditetapkan, sejak awal informasi mengenai pendaftaran dan tahapan seleksi juga telah disampaikan secara terbuka kepada masyarakat melalui berbagai kanal.

Pemprov Bali memastikan seluruh tahapan seleksi diupayakan berlangsung transparan dan bebas dari intervensi pihak mana pun.

Pewarta : Ni Putu Putri Muliantari
Editor: I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026