East Rutherford -
Aksi tidak sportif dilakukan Argentina menyusul kekalahan dari Spanyol 0-1 di final Piala Dunia 2026. Gelandang Spanyol Dani Olmo mengecam tingkah rivalnya itu.
Mimpi juara back to back Argentina mesti terkubur setelah Spanyol mencetak gol penentu dari kaki Ferran Torres. Kemenangan ini turut menegaskan dominasi La Furia Roja di sepanjang laga.
Dengan penguasaan bola 65%, Spanyol membombardir Argentina dengan 20 percobaan (11 ke arah gawang. Argentina hanya dibiarkan membuat dua percobaan saja tanpa mengarah ke gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai peluit panjang wasit dibunyikan, kericuhan terjadi di antara pemain kedua kubu. Pemain tengah Argentina Leandro Paredes mengasari Gavi dan Eric Garcia, Nahuel Molina, Rodri, Mikel Oyarzabal juga terlibat aksi dorong. Belakangan sebuah video pendek juga memperlihatkan Dani Olmo mendapat serangan dari seorang staf pelatih Argentina. Olmo ditampar lalu dorong meski tidak membalas.
Setelah keributan reda, Argentina kembali menyedot sorotan karena memunggunggi Spanyol saat mengangkat trofi juara Piala Dunia 2026. Sikap yang dinilai tidak menghormati lawan. Menanggapi serangkaian insiden kontroversial tersebut, Dani Olmo mengatakan, Spanyol lebih berkelas daripada Argentina di dalam dan luar lapangan.
"Ketika seseorang dari staf pelatih meletakkan tangannya di wajahku seperti itu, insting pertamaku adalah membalas," ceplos pemain Barcelona itu dilansir O Jogo.
"Aku kan manusia biasa dan, dalam situasi panas, Anda merasa ingin membela diri, tapi aku menahan diri. Aku tidak ingin memberi contoh buruk bagi semua anak-anak dan penggemar yang menonton dari rumah. Kami memiliki tanggung jawab dan kami adalah panutan bagi generasi berikutnya."
"Apakah mereka memunggungi kami? Aku enggak peduli apa yang mereka lakukan setelah pertandingan. Mereka bisa mengamuk, memukul, atau mempermalukan diri sendiri, tapi hari ini kami menunjukkan kelas yang jauh lebih baik daripada mereka, baik di dalam maupun di luar lapangan. Kecuali Messi, yang selalu berperilaku dengan sangat berkelas, sepertinya semua orang di tim dan staf pelatih itu hanya menunggu alasan untuk terus berkelahi," sengat Dani Olmo.
Repasando vídeos de anoche, no solo los jugadores argentinos son unos cerdos. Su staff técnico es igual de impresentable. Uno de ellos le dio un puñetazo a Dani Olmo. @SEFutbol #España #CampeonFIFA2026 #worldcup pic.twitter.com/McgvPoTBQ4
— Martin 🇪🇸 (@Mr_Martin_pro) July 20, 2026
(rin/aff)